
SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Pengurus Cabang Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Pengcab FORKI) Kabupaten Barito Utara, ekstra keras mempersiapkan para karateka daerah ini menghadapi berbagai event, termasuk Porprov Kalteng 2026.
Salah satu persiapan melalui Batara Training Camp selama tiga hari, 27-29 Maret 2026 di Muara Teweh.
Istimewanya, Batara Taining Camp langsung dibimbing karateka nasional, Sandy Firmansyah, peraih emas nomor Kumite Putra Kelas -84 Kg, SEA Games Kamboja 2023.
Training camp semacam ini baru pertama kali dihelat di Barito Utara, bahkan di Kalteng, karena kegiatan sekelas ini mengharuskan beberapa persyaratan ketat.
Sebanyak 40 karateka dari Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, dan Gunung Mas mengikuti Batara Training Camp di GOR Jalan Pramuka, Muara Teweh.
Saat ditemui Suaradayak.com, Jumat pagi, Sandy menjelaskan, misi utama kedatangannya ke Muara Teweh membagikan (sharing) pertama, soal mental, yakni mental juara, mental bertanding di tingkat nasional, sampai ke tingkat internasional.
“Sehingga para karateka di sini bisa punya pandangan bagaimana menjadi atlet karate tingkat nasional, tingkat internasional. Bagaimana bersaing di dunia karate, serta mengenal karate secara kehidupan, karena ada sumpah karate, ” kata Sensei asal Jawa Barat ini.
Kedua, soal disiplin. Ketiga, seputar teknik, taktik, dan strategi untuk memenangkan pertandingan menghadapi lawan-lawan, minimal di tingkat Kalteng, bahkan sampai ke tingkat nasional dan internasional. Semuanya berjalan secara bertahap.
Bagaimana pandangannya terhadap para karateka Barito Utara? “Secara semangat dan disiplin, saya lihat sudah ada modal sangat bagus dimiliki karateka Barito Utara di Kalteng. Saya juga lihat mereka sangat antusias. Saya tidak tahu sudah berapa kali training camp di sini. Tapi ternyata orang di daerah lebih antusias, ” jawab Sandy.
Sekretaris Pengcab FORKI Kabupaten Barito Utara, Gusrian Noor didampingi Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres), Taufik, mengatakan, kegiatan training camp baru pertama kali digelar di Barito Utara dan Kalteng, karena syaratnya pelatih sudah pernah tampil di tingkat regional, Asia, dan perhelatan karate tingkat dunia.
Para peserta training camp termasuk 23 karateka Barito Utara yang dipersiapkan tampil pada Porprov di Pangkalan Bun. “Kita siapkan 17 karateka skuad inti dan enam cadangan untuk Porprov, ” tambah dia.
Pengcab FORKI Kabupaten Barito Utara mengharapkan, kualitas disiplin, teknik, fisik, skill, dan mental para karateka peserta training camp meningkat, setelah menerima bimbingan Sensei Sandy.(Rohman)









