
SUARA DAYAK.COM, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati, Felix Sonadie Y.Tingan, melakukan inspeksi mendadak alias sidak ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Teweh, Rabu (4/3/2026) pagi.
Sidak digelar, lantaran di tengah roda aktivitas masyarakat Barito Utara, sering terdengar keluhan warga mengenai distribusi air bersih.
Setiba di lokasi, bupati bersama rombongan meninjau langsung ruang mesin dan bak penampungan, serta mengecek mesin pompa.
“Air adalah napas kehidupan warga kita. Setetes saja terhambat, maka aktivitas di dapur, di tempat ibadah, hingga usaha kecil masyarakat akan terganggu. Saya ingin memastikan kendala ini berakhir hari ini juga,” kata dia di hadapan para pejabat dan jajaran PDAM.
Ia menambahkan, dirinya bersama wabup ingin memastikan kualitas air bagi masyarakat Barito Utara tetap aman dan sesuai standar.
Sehingga, lanjut dia, apa pun pengaduan warga harus menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan. Berbekal komitmen dan disiplin, kualitas layanan PDAM terus diperbaiki demi pelayanan publik yang makin prima.
Ia juga berdialog langsung dengan tim teknis, sekaligus memberikan dukungan moril kepada para petugas lapangan, agar bekerja ekstra demi kepentingan orang banyak.
“Kami ingin memastikan kualitas air bagi masyarakat Barito Utara aman dan sesuai standar.
Setiap aduan warga harus menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan. Dengan komitmen dan kerja disiplin, kualitas layanan PDAM akan terus kita perbaiki, ” pungkas mantan pj bupati Kotim ini.
Merespon sidak bupati, warga bernama Ayu dalm postingan FB Shalahuddin, meminta di Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru juga disidak, karena air seringkali keruh.
Senada, warga bernama E’rachmalia, memohon supaya bupati merealisasikan secepatnya hasil sidak, karena tidak ada aliran PDAM di Jalan Aisyah, Dermaga, selama delapan tahun. “Sekarang sudah ada pipanya saja tapi tidak tahu kapan pengaliran air, ” ujar dia.(Rohman)









