Bupati Shalahuddin Soroti Disiplin ASN dan Serapan Anggaran Rendah

0
Bupati Barito Utara, Shalahuddin memimpin apel gabungan lingkup Pemkab Barito Utara di halaman kantor bupati, Rabu (18/2/2026).(Foto : Dok Arief)

SUARA DAYAK.COM, Muara Teweh – Bupati Barito Utara Shalahuddin, menyoroti soal disiplin aparatur sipil negara (ASN) serta percepatan penyerapan anggaran, saat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemkab Barito Utara di Muara Teweh, Rabu (18/2/2026).

Ia merasa bersyukur karena seluruh jajaran dapat mengikuti apel gabungan di tengah turunnya hujan yang disebutnya sebagai berkah bagi daerah.

Ia menyatakan, apel gabungan bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum refleksi terhadap peran dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

“Disiplin titik awal pembentukan budaya kerja profesional. Disiplin hadir tepat waktu, disiplin dalam berpakaian, mematuhi peraturan, serta menjalankan tugas adalah wujud nyata integritas dan tanggung jawab kita sebagai ASN,”papar dia.

Ia mengingatkan, penting menjaga dan meningkatkan semangat kerja. Pada penghujung 100 hari pertama masa kepemimpinannya bersama wakil bupati, telah digagas lagu dan yel-yel sebagai simbol penyemangat kolektif dalam mengawal pembangunan daerah.

Menurut dia, Kabupaten Barito Utara memiliki modal fiskal yang kuat. Dari sisi anggaran, daerah ini termasuk yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan relatif lebih tinggi dibanding sejumlah kabupaten dengan jumlah penduduk lebih besar.

Rekomendasi Berita  Tingkatkan ‎Kemitraan dengan Masyarakat, Ditpolairud Sambangi Warga Kelurahan Bereng

Dengan kekuatan anggaran tersebut, pemkab telah menyiapkan 11 program unggulan dan 12 kegiatan prioritas yang kini dinantikan masyarakat.

“Masyarakat menunggu hasil kerja nyata kita. Jangan hanya berpangku tangan. Mari bergandeng tangan membangun Barito Utara dengan kerja nyata,”lanjut dia.

Ia menyoroti pula rendahnya realisasi penyerapan anggaran pada triwulan pertama. Ia menyebutkan, idealnya serapan anggaran sudah berada pada kisaran 25-30 persen. Tetapi, perangkat daerah nonfisik masih berada di kisaran 13,9–19,5 persen, sementara perangkat daerah yang menangani kegiatan fisik bahkan masih di bawah satu persen.

Kondisi tersebut, sebut dia, menjadi perhatian serius. Ia menegaskan akan segera melakukan evaluasi bersama dinas terkait, khususnya Dinas PUPR, untuk mengidentifikasi kendala dan memastikan permasalahan serupa tidak terulang pada tahun-tahun mendatang.

“Kita harus berbenah dari sisi perencanaan, percepatan administrasi, hingga eksekusi di lapangan. Permasalahan hari ini harus kita selesaikan, dan jangan sampai terulang kembali,”ujar dia.

Ia mengatakan, janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat saat pemilihan kepala daerah harus diwujudkan dalam bentuk progres nyata pembangunan.

Rekomendasi Berita  Tokoh Tewoyan Karnadi Sastra Ajak Warga Bersatu dan Rapatkan Barisan Dukung Penuh Shalahuddin-Felix (S1F)

Ia bersama Wakil Bupati berkomitmen agar program dan kegiatan yang telah dicanangkan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Ia menambahkan, apa yang dahulu dikerjakan 30–40 tahun, kembali dioptimalkan agar dapat diselesaikan dalam tiga sampai empat tahun ke depan, tentu dengan dukungan dan kerja keras kita semua.

Apel gabungan diikuti oleh Wakil Bupati Felix SY.Tingan, sekretaris daerah, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, dan ASN lingkup Pemkab Barito Utara.(Ray)