
SUARADAYAK.COM, Pulang Pisau – Seiring masuk musim kemarau, pemantauan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin intensif dilakukan di Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (17/8/2025).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat, mewaspadai penurunan kelembapan udara dan peningkatan suhu yang dapat memicu kebakaran.
Dibeberapa daerah, distribusi cuaca yang tak merata telah menyebabkan lahan kering yang rentan terbakar, terlebih lagi Provinsi Kalimantan Tengah memiliki gambut yang tebal.
Ditpolairud Polda Kalteng melalui KP XVIII-2002 telah melaksanakan patroli dan sambang serta melakukan sosialisasi kepada warga tentang pentingnya menjaga lingkungan dan tak membakar lahan sembarangan.
“Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam melaporkan jika melihat aktivitas yang mencurigakan,” kata Dirpolairud Kombes Pol Dony Eka Putra, mewakili Kapolda Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.
“Kehati-hatian ini penting, mengingat dampak Karhutla tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan warga akibat kabut asap,” ujar dia.
Sebab itu, semua pihak harus bersinergi dalam menjaga dan melindungi hutan dari ancaman kebakaran.(Rohman)