Selasa, Oktober 13, 2026
Beranda Parlemen DPRD BARUT DPRD Barito Utara Dorong Sinergitas Penanganan Karhutla dan Perlindungan Warga

DPRD Barito Utara Dorong Sinergitas Penanganan Karhutla dan Perlindungan Warga

2
Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara (Demokrat), Mery Rukaini, menghadiri penyeluran bantuan pangan karhutla dari gubernur Kalteng di halaman kantor bupati di Muara Teweh, Senin (21/9/2026).(Foto : SUARADAYAK.com/Hendrik)

SUARADAYAK.com, Muara Teweh – Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara (Demokrat), Mery Rukaini, mengapresiasi kepedulian Pemprov Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Utara.

Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kunjungan kerja Pemprov Kalimantan Tengah di halaman Kantor Bupati Barito Utara di Muara Teweh, Senin (21/9/2026).

Mery Rukaini turut hadir dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut. Ia menyatakan, bantuan pangan menjadi bentuk konkret perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak kondisi Karhutla dan kabut asap.

Dukungan tersebut penting, terutama bagi warga yang aktivitas dan kondisi ekonominya ikut terdampak.

“Kami mengapresiasi perhatian Pemprov Kalimantan Tengah kepada masyarakat Barito Utara. Bantuan pangan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak Karhutla,” ujar dia.

Ia melanjutkan, penanganan Karhutla harus dilakukan secara menyeluruh. Selain pemadaman dan pencegahan meluasnya kebakaran, dampak terhadap masyarakat, khususnya dari sisi kebutuhan pangan dan kesehatan, juga perlu menjadi perhatian.

Ia mengharapkan, penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Rekomendasi Berita  Jelang HUT Barito Utara, Disdamkarmat Turunkan 180 Personel Bersihkan Jalan Protokol di Muara Teweh

“Terpenting bantuan ini dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan mampu meringankan beban mereka di tengah kondisi Karhutla,” sebut perempuan pemimpin DPC Demokrat Barito Utara ini.

Ia mendorong penguatan sinergi antara pemerintah provinsi, pemkab, aparat, perusahaan dan masyarakat dalam penanganan Karhutla.

Kondisi di lapangan, kata dia, membutuhkan dukungan bersama, terlebih terdapat sejumlah titik kebakaran yang berada jauh dari akses jalan sehingga penanganannya memerlukan sarana dan dukungan yang memadai.

“Kita harus terus memperkuat koordinasi. Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh pemerintah daerah sendiri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak,”pesan dia.

Ia turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Upaya pencegahan dinilai menjadi langkah penting untuk menekan munculnya titik api dan mencegah dampak karhutla semakin meluas.(*)

Editor : Maulana