
SUARADAYAK.com, Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, menggelar sidang paripurna penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkab Barito Utara Tahun Anggaran 2025 di Muara Teweh, Jumat (24/4/2026).
Sidang paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini didampingi Wakil Ketua II, Henny Rosgiaty Rusli.
Mery Rukaini mengatakan, rekomendasi ini merupakan hasil pembahasan mendalam antara komisi-komisi DPRD dengan eksekutif selama beberapa pekan terakhir.
“Rekomendasi bukan sekadar catatan, melainkan panduan perbaikan untuk memastikan setiap program dan kebijakan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” ujar politikus Demokrat itu.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Hasrat, membacakan rekomendasi DPRD. Ia menyoroti berbagai sisi yang memerlukan pembenahan serius oleh Pemkab Barito Utara, yakni bidang pendidikan.
DPRD melihat kekurangan tenaga pengajar, terutama untuk jenjang Sekolah Dasar (SD).
DPRD merekomendasikan agar Pemkab segera melakukan pemerataan distribusi guru dan segera melakukan pemerataan distribusi terkait program gratis 16 tahun.
Bidang Kesehatan, DPRD Barito Utara menyoroti tenaga kesehatan tidak ada di tempat tugas, kekurangan tenaga kesehatan di puskesmas dan Pustu. Sehingga merekomendasikan dinas bersangkutan segera mengevaluasi jajarannya dan menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat.
Sidang paripurna yang digelar di ruang rapat utama DPRD juga dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah, Muhlis, Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan, para tokoh masyarakat.(*)
Penulis : Hendrik SA
Editor : Rohman









