PURUK CAHU – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus SE, menegaskan bahwa olahraga balogo merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Kalimantan yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi muda.
Hal tersebut disampaikan Heriyus saat melepas keberangkatan kontingen Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) Kabupaten Murung Raya yang akan mengikuti Lomba Balogo dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Barito Timur. Pelepasan berlangsung di depan Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Murung Raya, Jumat (12/6/2026).
Kontingen yang diberangkatkan merupakan induk organisasi GOBI di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Murung Raya. Sebanyak tiga tim beregu putra akan mewakili Kabupaten Murung Raya pada ajang olahraga tradisional tersebut.
Dalam sambutannya, Heriyus menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan pengurus yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti perlombaan. Ia berharap seluruh kontingen dapat menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik Kabupaten Murung Raya.
“Keikutsertaan dalam lomba ini menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan atlet-atlet Murung Raya sekaligus memperkenalkan olahraga balogo kepada masyarakat yang lebih luas. Saya berharap seluruh kontingen dapat bertanding dengan semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Heriyus.
Menurutnya, keikutsertaan kontingen GOBI tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan olahraga tradisional yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Kalimantan.
Heriyus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen mendukung pengembangan olahraga masyarakat, termasuk balogo, sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatan kesehatan, serta pelestarian kearifan lokal.
Ia berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal dan mencintai olahraga tradisional sehingga keberadaannya tetap terjaga di tengah perkembangan olahraga modern. (Man)










