Suara Dayak.com, PURUK CAHU – Hujan deras yang mengguyur Kota Puruk Cahu pada Jumat (20/3/2026) malam tidak menyurutkan antusias warga untuk menikmati malam takbiran. Kegiatan Pawai Gema Takbir Idulfitri 1447 Hijriah/2026 M tetap berlangsung meriah dan penuh khidmat di kawasan Bundaran Emas.
Pawai takbir tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, dan turut dihadiri Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, Ketua DPRD Mura Rumiadi, Ketua TP-PKK Warnita Heriyus, Wakil Ketua I DPRD Dina Maulidah, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta pawai.
Dalam sambutan Bupati Heriyus yang disampaikan oleh Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, disampaikan rasa syukur atas kesempatan umat Muslim yang telah menuntaskan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.
“Malam takbiran merupakan momentum penuh kebahagiaan bagi umat Islam untuk mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT, sekaligus menandai kemenangan setelah menjalani ibadah puasa,” kata Rahmanto.
Ia menambahkan, Pawai Gema Takbir tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta sebagai media syiar Islam yang damai dan penuh toleransi di tengah masyarakat.
Di tengah kemeriahan acara, dewan juri juga mengumumkan para pemenang lomba pawai takbir. Terbaik I diraih Majelis Zikir Pulau Lahu dengan nilai 86, disusul Terbaik II Pemuda Bukit Tinggi dengan nilai 82, dan Terbaik III ITS Nuka dengan nilai 81.
Sementara itu, Harapan I diraih Masjid Nurulullah dengan nilai 71, Harapan II SPNCO dengan nilai 70, dan Harapan III Masjid Al-Falah dengan nilai 66. Adapun juara favorit diraih Pesantren Al-Hijrah dengan nilai 65.
Meskipun diguyur hujan, semangat masyarakat tetap tinggi dalam mengikuti pawai takbir yang menjadi tradisi tahunan ini, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan keagamaan di Kabupaten Murung Raya. (Man)










