Puruk Cahu – Menghadapi kemarau panjang yang berdampak terhadap menurunnya debit Sungai Barito, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T., meminta Pemerintah Daerah memperkuat stok dan cadangan pangan untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Menurut Sutrisno, kondisi kemarau perlu diantisipasi sejak dini karena rendahnya debit sungai dapat menghambat distribusi barang melalui jalur transportasi air. Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ketersediaan sekaligus harga kebutuhan pokok di sejumlah wilayah. “Kita harus mengantisipasi bersama agar tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan sembako dengan harga wajar di musim kemarau ini. Pemerintah harus hadir sejak dini, mendengar dan membantu,” ujar Sutrisno, Rabu (12/8/2026).
Ia mengatakan, sejumlah desa masih bergantung pada jalur Sungai Barito untuk mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik. Karena itu, ketika kondisi sungai semakin dangkal, diperlukan langkah antisipasi agar pasokan kebutuhan pokok tetap berjalan.
Sutrisno mendorong organisasi perangkat daerah terkait memperkuat koordinasi dengan Bulog, distributor dan pedagang pasar untuk memastikan stok komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula dan kebutuhan pokok lainnya tetap tersedia.
Selain memperkuat stok, pemerintah daerah dinilai perlu menyiapkan langkah distribusi alternatif. Jalur darat dapat dipetakan sebagai pilihan apabila akses sungai semakin terbatas akibat penurunan debit air. “Jangan sampai karena kondisi sungai surut, masyarakat di wilayah tertentu kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Jalur alternatif harus dipersiapkan dan komunikasi antarwilayah harus diperkuat,” katanya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah menggelar pasar murah apabila terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan akibat terganggunya distribusi. Langkah tersebut dinilai dapat membantu masyarakat, khususnya kelompok yang paling terdampak oleh kenaikan harga kebutuhan pokok.
Di sisi lain, pengawasan terhadap harga dan ketersediaan barang di pasar juga perlu ditingkatkan. Pemerintah diminta memastikan distribusi berjalan secara sehat dan mencegah praktik yang dapat merugikan masyarakat.
Sutrisno menegaskan, penguatan stok dan cadangan pangan bukan hanya langkah menghadapi kondisi saat ini, tetapi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah menghadapi berbagai kemungkinan dampak kemarau. “Antisipasi harus dilakukan sekarang. Jangan menunggu sampai terjadi kelangkaan atau harga melonjak baru pemerintah mengambil langkah,” pungkasnya. (Man)










