Senin, Oktober 19, 2026
Beranda Parlemen DPRD BARUT Ketua Fraksi PDI Perjuangan Harapkan Masyarakat Berperan Signifikan Cegah Peredaran Narkoba

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Harapkan Masyarakat Berperan Signifikan Cegah Peredaran Narkoba

2
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, Taufik Nugraha.(Foto : SUARADAYAK.com/Rohman)

SUARADAYAK.com, Muara Teweh– Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, Taufik Nugraha, mengharapkan penguatan peran masyarakat mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di daerah.

Ia mengemukakan hal tersebut saat mengapresiasi kegiatan Koordinasi Pengembangan Program Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Anti Narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalteng bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) Kabupaten Barito Utara di Muara Teweh, Selasa (1/9/2026).

Ia menyatakan, pemberantasan narkoba tak cukup hanya dilakukan melalui penindakan oleh aparat penegak hukum. Upaya pencegahan harus diperkuat dengan membangun kesadaran dan ketahanan masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil.

“Kami mengapresiasi langkah BNN Provinsi Kalimantan Tengah mendorong keterlibatan kelompok masyarakat dalam program pencegahan narkoba. Persoalan ini membutuhkan kerja bersama karena pemerintah dan aparat tidak dapat bekerja sendiri,” tambah dia.

Menurut dia, kelompok masyarakat memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan lingkungan sosial. Melalui pemberdayaan yang tepat, masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi penyalahgunaan narkoba serta melakukan pencegahan sejak dini.

Rekomendasi Berita  DPRD Barito Utara Fokuskan Infrastruktur dan Insentif sebagai Aspirasi Musrenbang Kecamatan Montallat

Ia melanjutkan, perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses transportasi menjadi faktor yang perlu diantisipasi.

Kondisi tersebut dapat membuka ruang bagi penyebaran informasi maupun peredaran narkoba dengan berbagai modus yang terus berkembang.

“Ancaman narkoba terus berubah. Karena itu, pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat juga harus ditingkatkan agar potensi penyalahgunaan dapat diketahui dan dicegah sedini mungkin,”ujar dia.

Ia mengharapkan, program pemberdayaan kelompok masyarakat anti narkoba tidak berhenti pada kegiatan koordinasi dan sosialisasi.

Diperlukan tindak lanjut berupa kegiatan konkret yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di kecamatan, kelurahan, desa hingga lingkungan keluarga.

“Koordinasi ini harus menghasilkan langkah nyata di lapangan. Masyarakat harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam sistem pencegahan narkoba,” kata dia.

Selain peran masyarakat, perlu keterlibatan keluarga dalam melindungi generasi muda dari pengaruh narkoba. Orang tua, kata dia, perlu membangun komunikasi yang terbuka dengan anak sekaligus memberikan perhatian terhadap lingkungan pergaulan mereka.(*)

Editor : Rohman