Kamis, Juli 30, 2026
Beranda Parlemen DPRD BARUT Legislator Ini Apresiasi Respons Cepat PUPR, tapi Soroti Kualitas Pekerjaan Penanganan Longsor...

Legislator Ini Apresiasi Respons Cepat PUPR, tapi Soroti Kualitas Pekerjaan Penanganan Longsor di Lanjas

0
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (Komisi II/PPP/Fraksi Aspirasi Rakyat), Gun Sriwitanto.(Foto : IST)

SUARADAYAK.com, Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara mengapresiasi langkah cepat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menangani longsor di anak Sungai Bengaris, RT 29 Kelurahan Lanjas. Meski demikian, mengingatkan agar kualitas konstruksi tetap menjadi prioritas utama.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (Komisi II/PPP/Fraksi Aspirasi Rakyat), Gun Sriwitanto, Senin (6/4/2026), menilai, respons cepat yang dilakukan Dinas PUPR merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga di wilayah terdampak.

Ia menyebutkan, penanganan awal yang dilakukan memang penting dalam kondisi darurat. Namun, pelaksanaan di lapangan tetap harus mengacu pada standar teknis agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

Ia menyatakan, pekerjaan yang saat ini masih dalam tahap pondasi perlu mendapat perhatian serius, terutama terkait kesesuaian dengan perencanaan konstruksi.

Ia mengingatkan agar bentuk dan metode pembangunan, seperti penggunaan konstruksi tipe letter U, benar-benar diperhatikan.

Politikus terpilih di Dapil Iil ini mengungkapkan, telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas PUPR untuk memastikan adanya evaluasi lanjutan di lokasi pekerjaan. Hal ini penting agar hasil pembangunan benar-benar optimal dan aman.

Rekomendasi Berita  Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Ditpolairud Polda Kalteng Gelar Upacara Tabur Bunga

Ia juga menyoroti kondisi tanah di kawasan tersebut yang tergolong labil, dengan campuran batuan jawung yang rawan longsor.

Kondisi ini, lanjut dia, menuntut perencanaan yang matang serta penguatan struktur konstruksi.
Masyarakat menginginkan penanganan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas dan tahan lama. Sehingga perlu pengawasan dan evaluasi berkelanjutan.

“Apresiasi tetap kita berikan, namun harus diiringi dengan kritik yang membangun. Tujuannya agar hasil pekerjaan benar-benar maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkas dia.(*)

Editor : Rohman