Sabtu, Maret 28, 2026
Beranda Daerah Pulang Pisau Personel Ditpolairud Pam Pelabuhan Feri Penyeberangan di Pulang Pisau, Penumpang Aman dan...

Personel Ditpolairud Pam Pelabuhan Feri Penyeberangan di Pulang Pisau, Penumpang Aman dan Nyaman

2
Personel Kapal Polisi XVIII-2002 Ditpolairud Polda Kalteng, menggelar pengamanan pelabuhan feri penyeberangan di Desa Kalawa, Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (25/3/2026).(Foto : Dok Ditpolairud Polda Kalteng)

SUARADAYAK.COM, ‎Pulang Pisau – Demi memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang, Kapal Polisi XVIII-2002 Ditpolairud Polda Kalteng, menggelar pengamanan pelabuhan feri penyeberangan di Desa Kalawa, Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (25/3/2026).

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian menciptakan suasana aman selama masa lebaran dan pasca lebaran.

‎Dalam pelaksanaan Pam, petugas tak hanya fokus pada pengamanan fisik, tetapi juga memeriksa barang bawaan penumpang, guna mencegah masuknya barang-barang terlarang.

‎Direktur Polairud Polda Kalteng, Kombes (Pol) Dony Eka Putra, menjelaskan, pengamanan di pelabuhan feri sebagai respon terhadap peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan fasilitas penyeberangan.

‎”Kami ingin memastikan setiap penumpang merasa aman dan nyaman selama perjalanan. Oleh karena itu, kami melakukan langkah-langkah proaktif untuk mengantisipasi segala potensi gangguan,” ujar dia.

‎Selain pengawasan keamanan, kepolisian juga bekerja sama dengan pihak pelabuhan memberikan informasi kepada penumpang mengenai prosedur keselamatan selama berada di feri.

‎Salah satu penumpang mengatakan, dengan adanya pengamanan dari polisi, dirinya merasa lebih aman saat menyeberang.

‎Pengamanan di feri penyeberangan ini akan berlangsung selama periode 16 hingga 27 Maret 2026 sesuai dengan tingkat mobilitas masyarakat.

‎Diharapkan melalui upaya ini, para penumpang dapat menikmati perjalanan mereka dengan tingkat kenyamanan maksimal.

‎Polisi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku dan aktif melaporkan jika menemukan situasi yang mencurigakan.

‎”Kerjasama dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan bersama,” tutup Dirpolairud. (Rohman/Kp2002)

Rekomendasi Berita  Diguyuri Dana Ratusan Miliar, Pemko Banjarmasin Bangun Dua Jembatan di Atas Sungai Martapura