Minggu, Oktober 11, 2026
Beranda Sukamara Personel Ditpolairud Sisir Sungai Jelai, Cari Seorang Pria Diduga Hilang setelah Melompat...

Personel Ditpolairud Sisir Sungai Jelai, Cari Seorang Pria Diduga Hilang setelah Melompat dari Jembatan

1
Personel Ditpolairud Polda Kalteng Mako Perwakilan DAS Jelai bersama tim gabungan menyisir bawah Jembatan Jelai, Kelurahan Mendawai, Kabupaten Sukamara, mencari seorang pria yang diduga melompat dari jembatan, Sabtu (10/10/2026).(Foto : Dok Ditpolairud Polda Kalteng Mako Perwakilan DAS Jelai)

SUARADAYAK.com, Sukamara – Personel Ditpolairud Polda Kalteng Mako Perwakilan DAS Jelai bersama tim gabungan menyisir bawah Jembatan Jelai, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalteng, Sabtu (10/10/2026).

Tim gabungan mencari seorang pria bernama Riza Mahmudin (28), karena diduga hilang atau tercebur dari atas Jembatan Jelai. Korban beralamat Jalan Husin Hamjah RT 003, RW 000 Kelurahan Kuala Jelai, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara.

Direktur Polairud Polda Kalteng Kombes (Pol) Dony Eka Putra melalui Komandan Kapal KP XVIII-1009 sekaligus Kepala Mako Perwakilan DAS Jelai, Bripka Subriano, membenarkan, pihaknya menerima laporan orang hilang di Jembatan Jelai, Sabtu, sekitar pukul 06.00 WIB.

Ia menjelaskan, kronologis kejadian berawal saat penemuan satu unit kendaraan roda empat yang mencurigakan di Jembatan Jelai.

Dua warga bernama Mita Farida dan Nur Hafiah sedang berolahraga. Setiba di lokasi mereka menemukan satu unit kendaraan roda empat bernomor polisi B 1591 VOO terpakir dalam keadaan kosong tanpa diketahui pemiliknya.

Namun kedua saksi menemukan sebuah tas di dalamnya terdapat Handphone, KTP, STNK kendaraan, dan sebuah sandal merek Henorun berada di dekat kendaraan. Sedangkan pasangan sandal lainnya ditemukan berada di aliran sungai.

Rekomendasi Berita  Anggota DPRD Barito Utara Taufik Nugraha Dukung Program SISKA, Perkuat Sektor Pertanian dan Peternakan

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dati lapangan, diduga korban Riza memiliki permasalahan asmara dengan sang pacar ASW. Ini dikuatkan dengan bukti percakapan di HP milik ASW.

Berdasarkan hasil konfirmasi terhadap ASW yang merupakan kekasih korban, tiga hari yang lalu korban dan sang pacar mengakhiri hubungan sebagai pasangan kekasih.

Pada Sabtu (9/10/2026) tanggal malam, ASW sempat mengirim pesan via WA kepada korban dengan maksud menanyakan keberadaan korban.

Dijawab korban bahwa dia berada di Jembatan Jelai dan berencana untuk bunuh diri. “Sampai saat ini korban yang diduga jatuh dari atas Jembatan jelai belum ditemukan dan karena hari sudah malam. Pencarian dilanjutkan besok, ” kata Subriano.

Tindakan Kepolisian yang dilakukan pihak Ditpolairud mendatangi TKP, mencatat saksi dan mengumpulkan bahan keterangan, berkoordinasi Dengan Kasat Polair Sukamara dan Reskrim Polres Sukamara, melakukan pencarian dan penyisiran di bawah Jembatan Sungai Jelai.(*)

Editor : Rohman