
SUARADAYAK.com, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (Komisi I/PDI Perjuangan/Fraksi PDI Perjuangan), Naruk Saritani, menyatakan, Musyawarah Daerah (Musda) III Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) tahun 2026 bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi panggung strategis memperkuat peran perawat sebagai motor penggerak kesehatan primer di Barito Utara.
Politikus terpilih di Dapil III ini mengemukakan hal tersebut di sela-sela pelaksanaan Musda III PPNI yang berlangsung di Muara Teweh, Sabtu (18/4/2026).
Menurut dia, tantangan kesehatan di Barito Utara seperti pencegahan stunting, peningkatan imunisasi, serta edukasi masyarakat membutuhkan keterlibatan aktif perawat hingga tingkat desa.
“Perawat tak boleh hanya bertugas di dalam ruangan. Mereka harus keluar, bergerak, dan menjadi ujung tombak edukasi kesehatan masyarakat. Saya berharap PPNI mampu mencetak pemimpin yang mendorong perawat untuk lebih adaptif dan inovatif,”jelas politikus perempuan ini.
Ia mengapresiasi tingginya partisipasi peserta Musda yang mencapai 111 orang dari berbagai unsur. Ia menilai antusiasme ini menandakan soliditas organisasi yang baik.
Ia meminta kepengurusan baru yang dipimpin Ester Yesiana segera menyusun program kerja terukur, terutama dalam peningkatan kompetensi perawat di wilayah terpencil.
“Selamat kepada ketua terpilih. Saya yakin Ibu Ester bisa membawa perubahan. DPRD akan terus mendukung peningkatan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi perawat yang bertugas di lapangan,”ia menutup keterangannya.(*)
Editor : Rohman









