
SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Kinerja investasi Kabupaten Barito Utara menunjukkan tren yang menggembirakan. Hingga akhir Desember 2025, tercatat realisasi investasi daerah tercatat mencapai 90,56 persen dari target terbaru sebesar Rp2,4 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Barito Utara, Jufriansyah, mengungkapkan, capaian tersebut menjadi indikator positif atas upaya pemerintah daerah dalam memperkuat iklim usaha yang sehat dan kompetitif.
Ia mengatakan, target investasi sebelumnya dipatok sebesar Rp1,9 triliun. Namun, melihat dinamika pertumbuhan dan potensi investasi yang berkembang sepanjang tahun, target tersebut direvisi menjadi Rp2,4 triliun.
“Dengan realisasi yang sudah menyentuh 90,56 persen, kami optimistis target yang telah disesuaikan dapat tercapai sepenuhnya. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Barito Utara terus meningkat,” jelas mantan plt sekda ini di Muara Teweh, Jumat (202/2026).
Ia memaparkan, sektor primer masih mendominasi kontribusi investasi, baik dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).
Menurut dia, keunggulan sumber daya alam yang dimiliki daerah menjadi magnet utama bagi para investor.
Selain faktor potensi alam, kemudahan perizinan serta peningkatan kualitas pelayanan publik juga dinilai berperan penting dalam mendukung percepatan realisasi investasi. Pemerintah daerah terus melakukan pembenahan sistem pelayanan agar proses perizinan semakin cepat, transparan, dan efisien.
Meski sektor primer masih mendominasi, Dinas PMPTSP tetap mendorong pengembangan investasi di sektor lain guna menciptakan struktur ekonomi yang lebih seimbang dan berkelanjutan.
Pemerintah mengharapkan, capaian investasi tersebut berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, pembukaan lapangan kerja baru, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus memperkuat pelayanan dan memberikan kepastian berusaha agar Barito Utara semakin menarik bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri,”pungkas dia.(Rohman)









