Kamis, April 2, 2026
Beranda Pemkab Barito Utara Bupati Shalahuddin Buka Pasar Wadai Ramadhan 1447 H, Disambut Antusiasme Masyarakat

Bupati Shalahuddin Buka Pasar Wadai Ramadhan 1447 H, Disambut Antusiasme Masyarakat

5
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, bersama Wabup, Felix Sonadie Y. Tingan, dan Sekda Muhlis meninjau pasar wadai ramadan, di jalan Imam Bonjol Muara Teweh, Kamis (19/2/2026).(Foto : Suaradayak.com/Rohman)

SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Suasana semarak terpancar dari kawasan Jalan Imam Bonjol, Muara Teweh, bertepatan Bupati Shalahuddin membukanol pasar wadai Ramadan, Kamis (19/2/2026) sore.

Ratusan warga memadati area depan Masjid Raya Muara Teweh untuk menyambut pembukaan pasar wadai Ramadhan 1447 Hijriah.

Event tahunan yang diinisiasi Pemkab Barito Utara ini resmi dimulai dan berlangsung selama bulan suci Ramadan.

Pembukaan ditandai dengan kehadiran Bupati Barito Utara, Shalahuddin, didampingi unsur Forkopimda serta jajaran kepala perangkat daerah.

Barito Utara-1 mengapresiasi tingginya tingkat partisipasi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) dalam event ini.

“Hari ini kita saksikan sendiri bagaimana UMKM lokal antusias mengambil bagian. Ini bukti semangat berwirausaha masyarakat kita sangat kuat, terlebih di bulan yang penuh berkah,”kata dia di hadapan para pedagang dan pengunjung.

Tahun ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyediakan 85 lapak yang dipenuhi aneka ragam kuliner khas Ramadan.

Mulai dari beragam kue tradisional, takjil segar, hingga lauk-pauk siap santap untuk berbuka puasa. Para pedagang tidak hanya berasal dari Muara Teweh, tetapi juga dari sejumlah kecamatan tetangga.

Rekomendasi Berita  Sambangi Masyarakat, Ditpolairud Edukasi Bahaya Terorisme dan Radikalisme

Salah seorang pengunjung, Siti Aisyah, mengaku senang dengan adanya pasar wadai Ramadan.

Ia memilih datang lebih awal untuk membeli kue tradisional kesukaannya. “Setiap tahun saya selalu ke sini. Pilihannya banyak, harganya bersaing, dan suasananya ramai. Ini jadi tradisi keluarga kami menunggu waktu berbuka sambil jalan-jalan,” tutur dia.

Shalahuddin dalam kesempatan itu menitipkan pesan kepada para pedagang untuk mengutamakan kebersihan dan kejujuran.

Ia mengharapkan, pasar wadai Ramadan tak hanya menjadi ajang mencari rezeki, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan.

“Jadikan pasar ini sebagai tempat yang nyaman, bersih, dan aman. Jaga kualitas makanan yang dijual, karena ini langsung dikonsumsi masyarakat. Saya yakin jika kita berdagang dengan niat ikhlas, rezeki akan mengalir dengan berkah,” imbuh dia.

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan hadroh dan pembagian takjil gratis kepada pengunjung.

Pasar wadai Ramadan direncanakan buka setiap sore hingga menjelang Idul Fitri, dan diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus melestarikan aneka kuliner warisan budaya Barito Utara.(Rohman)