SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara segera melakukan penyegaran organisasi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Langkah ini dinilai perlu guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang saat ini menjadi prioritas utama daerah.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyampaikan hal tersebut saat ditemui pers di lokasi kebakaran Jalan Merak, Jumat (9/1/2026).
Ia menyatakan, sektor PUPR membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, solid, dan mampu bekerja dengan ritme cepat serta berkelanjutan.
“Untuk percepatan pembangunan, kita butuh tim yang kuat dan siap bekerja jangka panjang. Fokusnya saat ini ada di PUPR, sementara instansi lain kemungkinan menyusul sekitar April nanti,”sebut dia.
Ia menjelaskan, selama ini terdapat sejumlah aparatur PUPR yang ditempatkan di instansi lain, sehingga tak sesuai dengan kompetensi dan bidang keahliannya.
Kondisi tersebut dinilai berdampak pada efektivitas pelaksanaan program pembangunan, khususnya dalam pengelolaan anggaran dan penyelesaian pekerjaan fisik.
“Banyak tenaga teknis PUPR yang sebelumnya keluar dari bidangnya. Itu perlu kita benahi dan kembalikan sesuai keahlian masing-masing. Kita butuh mereka untuk bekerja maksimal,”sambung dia.
Menurut dia, evaluasi dan penataan ulang ini juga berkaitan dengan sejumlah catatan penting, seperti rendahnya serapan anggaran dan kendala teknis di lapangan yang perlu segera diperbaiki.
Sebab itu, penempatan pejabat yang tepat dinilai menjadi kunci keberhasilan program pembangunan.
Sejak awal menjabat sebagai vupati Barito Utara, Shalahuddin yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng selama dua periode, konsisten menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta pelaporan progres pekerjaan secara rutin dari seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Barito Utara.
Langkah penyegaran ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.(Rohman)










