Kamis, September 10, 2026
Beranda Berita Cakupan Imunisasi Mura Baru 25 Persen, Pemkab Dorong Penguatan Edukasi hingga Desa

Cakupan Imunisasi Mura Baru 25 Persen, Pemkab Dorong Penguatan Edukasi hingga Desa

6
Ketua TP-PKK Murung Raya, Warnita Heriyus (tengah) dalam rapat koordinasi terkait penguatan cakupan imunisasi di wilayah setempat.

Puruk Cahu – Capaian imunisasi di Kabupaten Murung Raya (Mura) hingga Agustus 2026 masih tergolong rendah. Dari total sasaran yang ditetapkan, realisasi imunisasi baru mencapai sekitar 25 persen. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, Suwirman

Suwirman mengatakan, masih rendahnya capaian imunisasi dipengaruhi sejumlah kendala, mulai dari kesadaran masyarakat, belum optimalnya kolaborasi lintas sektor, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, hingga beredarnya informasi atau hoaks mengenai efek samping imunisasi. “Beberapa kendala yaitu kesadaran masyarakat, kolaborasi lintas sektor, SDM kesehatan, serta hoaks terkait efek samping imunisasi,” ungkap Suwirman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Murung Raya, Lynda Krstiane, menekankan pentingnya sosialisasi dilakukan secara masif hingga ke tingkat desa.

Menurutnya, edukasi mengenai pentingnya imunisasi perlu disampaikan melalui berbagai saluran yang dekat dengan masyarakat, seperti radio, posyandu, kader PKK hingga kepala desa. Penyampaian informasi juga harus menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat. “Edukasi harus dilakukan secara masif hingga ke desa dengan melibatkan berbagai unsur yang ada di masyarakat,” ujarnya, Selasa (1/09/2026).

Rekomendasi Berita  Pj Bupati Barito Utara Muhlis Safari Ramadhan di Gunung Purei

Di tempat yang sama, Ketua TP-PKK Murung Raya, Warnita Heriyus, menyampaikan kesiapan TP-PKK untuk ikut mendampingi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya imunisasi. “Kami di Posyandu akan terus mendampingi dan menyampaikan pentingnya imunisasi kepada ibu-ibu,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Murung Raya, dr. Suria Siri, yang mewakili Bupati Heriyus, menegaskan bahwa imunisasi merupakan bagian penting dari investasi sumber daya manusia.

Menurutnya, keberhasilan program imunisasi tidak dapat hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat. “Keberhasilan imunisasi bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Pemkab Murung Raya berkomitmen menindaklanjuti hasil rapat koordinasi tersebut melalui penguatan edukasi, dukungan anggaran serta peningkatan kolaborasi lintas sektor hingga tingkat RT. Langkah tersebut diharapkan, mampu meningkatkan cakupan imunisasi secara bertahap sehingga pelayanan imunisasi dapat menjangkau seluruh sasaran secara lebih merata dan berkualitas sepanjang 2026. (Man)