Sabtu, Agustus 15, 2026
Beranda Berita 27 ASN Mura Diganjar Satyalancana Karya Satya, Heriyus Minta Jadi Teladan

27 ASN Mura Diganjar Satyalancana Karya Satya, Heriyus Minta Jadi Teladan

2
Penyematan dan penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya oleh bupati Mura Heriyus SE di Aula Cahai Ondhui Tingang, Jumat (14/8/2026), (Foto : Suara Dayak.com)

Suara Dayak.com, Puruk Cahu – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) atas pengabdian dan loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

Penyematan dan penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Aula Cahai Ondhui Tingang, Jumat (14/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Murung Raya, Patu Siadi, mengatakan 27 ASN penerima penghargaan terdiri dari 19 orang dengan masa pengabdian 10 tahun, enam orang dengan masa pengabdian 20 tahun, dan dua orang dengan masa pengabdian 30 tahun.

Menurut Patu, penganugerahan Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan ASN yang telah menjalankan tugas secara terus-menerus.

“Penganugerahan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus meningkatkan keterampilan dan prestasi kerja, sekaligus menjadi teladan bagi ASN lainnya,” ujarnya.

Rekomendasi Berita  Pemkab Mura Sosialisasikan Perpres 33/2020 tentang Standar Harga Satuan Regional

Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh ASN yang menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.

Heriyus mengatakan, Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia yang diberikan kepada PNS sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan, serta pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan masyarakat.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut hendaknya tidak dimaknai sebatas seremoni atau bentuk apresiasi semata. Lebih dari itu, penghargaan harus menjadi dorongan moral untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, integritas, profesionalitas, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh penerima. Kiranya penghargaan ini dapat menumbuhkan sikap keteladanan, semangat kejuangan, dan motivasi untuk meningkatkan darma bakti kepada bangsa dan negara,” kata Heriyus.

Ia berharap para penerima Satyalancana Karya Satya dapat menjadi contoh bagi ASN lainnya, khususnya dalam menjaga integritas, disiplin, loyalitas, dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita  Pj Bupati Barito Utara Sambut Baik PLN Pasang Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Muara Teweh

Penganugerahan Satyalancana Karya Satya tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa masa pengabdian seorang ASN bukan hanya diukur dari lamanya menjalankan tugas, tetapi juga dari sejauh mana dedikasi, integritas, dan kontribusinya memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (Man)