Senin, Juli 27, 2026
Beranda Berita Dina Maulidah: Keberagaman Murung Raya Adalah Kekuatan untuk Membangun Daerah

Dina Maulidah: Keberagaman Murung Raya Adalah Kekuatan untuk Membangun Daerah

1
Dina Mauklidah saat menghadiri rangkaian kegiatan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya, Selasa malam (7/7/2026).

PURUK CAHU – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kabupaten Murung Raya merupakan kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga persatuan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dina saat menghadiri rangkaian kegiatan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya, Selasa malam (7/7/2026).

Menurut Dina, pelaksanaan agenda gerejawi berskala nasional tersebut menjadi bukti bahwa Murung Raya mampu menjaga nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan kebersamaan antarumat beragama.

“Kabupaten Murung Raya memiliki keberagaman yang menjadi kekuatan untuk membangun daerah. Perbedaan yang ada harus terus kita rawat dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati,” ujar Dina.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengatakan, dukungan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, DPRD, tokoh agama, serta seluruh masyarakat terhadap pelaksanaan Sinode menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026. Dina berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi Gereja Kalimantan Evangelis dan masyarakat luas.

Rekomendasi Berita  Karang Taruna Dinilai Jadi Wadah Strategis Bangun Kreativitas Pemuda Murung Raya

“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi Gereja Kalimantan Evangelis. Kehadiran kami di sini juga sebagai bentuk dukungan terhadap kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Kabupaten Murung Raya,” katanya.

Dina menambahkan, semangat saling menghargai dan menghormati antarumat beragama harus terus dipelihara sebagai modal penting dalam menciptakan daerah yang aman, damai, dan harmonis.

Ia berharap pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE tidak hanya memperkuat persaudaraan di lingkungan gereja, tetapi juga semakin mempererat hubungan sosial masyarakat Murung Raya yang hidup dalam keberagaman.

Sinode Umum XXV GKE yang berlangsung di Puruk Cahu diikuti sekitar 1.500 peserta yang terdiri dari peserta sidang, peninjau, panitia, sopir, dan unsur pendukung lainnya. Kehadiran para peserta tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM, sektor perhotelan, transportasi, dan jasa lainnya.

Dengan semangat Huma Betang sebagai falsafah hidup masyarakat Kalimantan Tengah, Dina menilai Murung Raya memiliki modal sosial yang kuat untuk terus menjadi contoh daerah yang mampu menjaga persatuan dalam keberagaman. Ia berharap berbagai kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan di daerah dapat terus berjalan aman, damai, dan penuh rasa saling menghormati. (Man)