Suara Dayak.com, Puruk Cahu – Anggota DPRD Murung Raya, Susilo, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 yang berlangsung di Kota Palangka Raya pada 17–23 Mei 2026.
Menurut Susilo, FBIM merupakan agenda budaya tahunan yang memiliki peran penting dalam melestarikan seni dan budaya daerah, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada masyarakat yang lebih luas.
“FBIM bukan sekadar festival budaya, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan identitas budaya Dayak sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, kuliner, kerajinan hingga pariwisata,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Politisi Partai Demokrat itu menilai penyelenggaraan FBIM memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi pelaku seni dan budaya, tetapi juga masyarakat yang bergerak di sektor ekonomi kreatif. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah dinilai mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama festival berlangsung.
Menurutnya, berbagai produk lokal yang ditampilkan dalam FBIM menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan sekaligus memperluas pasar produk unggulan daerah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Susilo juga mengapresiasi partisipasi kontingen Murung Raya yang turut ambil bagian dalam berbagai cabang perlombaan dan kegiatan budaya pada FBIM 2026. Ia berharap keikutsertaan tersebut dapat semakin memperkenalkan potensi budaya dan kearifan lokal Murung Raya di tingkat provinsi.
“Ajang seperti ini harus terus didukung karena selain menjadi sarana pelestarian budaya, juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Budaya dan ekonomi dapat tumbuh bersama melalui kegiatan positif seperti FBIM,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk memastikan warisan budaya tetap terjaga dan berkembang di tengah perubahan zaman. “Melalui FBIM, saya berharap semangat pelestarian budaya terus tumbuh di kalangan generasi muda sekaligus menjadi penggerak pembangunan ekonomi berbasis budaya dan pariwisata,” tandasnya. (Man)










