Jumat, Oktober 2, 2026
Beranda Pemkab Barito Utara Groundbreaking Penataan Kawasan Lanjas, Bupati Shalahuddin Bertekad Realisasikan Water Front City

Groundbreaking Penataan Kawasan Lanjas, Bupati Shalahuddin Bertekad Realisasikan Water Front City

5
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati, Felix Sonadie Y. Tingan, Forkopimda, dan kepala OPD meninjau lokasi proyek penataan kawasan permukiman kumuh di RT 04, RT 05, dan RT 06 Kelurahan Lanjas. Mencakup pelebaran jalan dan pengembangan water front city (WFC), Rabu (1/7/2026). (Foto : SUARADAYAK.com/Rohman)

SUARADAYAK.com, Muara Teweh– Pemkab Kabupaten Barito Utara memulai proyek penataan kawasan permukiman kumuh di RT 04, RT 05, dan RT 06,Kelurahan Lanjas, melalui pelaksanaan groundbreaking ceremony dipimpin Bupati Shalahuddin, Rabu (1/7/2026).

Proyek ini mencakup pelebaran jalan serta pengembangan kawasan water front city (WFC) sebagai bagian dari penataan wajah kota Muara Teweh.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah relokasi kepada warga terdampak pembangunan.

Turut hadir mendampingi bupati, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Forkopimda, pimpinan DPRD, sekda, kepala OPD, tokoh masyarakat, dan warga.

Shalahuddin menyatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan salah satu program strategis pemkab menciptakan kawasan perkotaan yang lebih tertata, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Penataan kawasan, lanjut dia, tak hanya berorientasi pada peningkatan infrastruktur, tetapi juga menjadi upaya memperbaiki kualitas lingkungan permukiman serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui pembangunan ini kita ingin menghadirkan lingkungan yang lebih layak huni, memperbaiki sanitasi, sekaligus memberikan ruang publik yang representatif bagi masyarakat,”terang dia.

Rekomendasi Berita  Ditpolairud Polda Kalteng Implementasikan Ketahanan Pangan di DAS Kahayan Bahaur

Ia menambahkan, pelebaran jalan yang menjadi bagian dari proyek akan meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Infrastruktur jalan yang lebih baik diharapkan mampu mempercepat distribusi barang dan jasa sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Di samping itu, kawasan tepian Sungai Barito juga dikembangkan menjadi kawasan water front city, sehingga bisa menjadi ikon baru Kota Muara Teweh, sekaligus ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

Ia mengemukakan, pemerintah tetap memperhatikan hak-hak masyarakat yang terdampak pembangunan.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Barito Utara menyerahkan sertifikat tanah relokasi agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan lahan.

Ia mengakui proses penataan kawasan membutuhkan penyesuaian dari warga, namun pemerintah akan terus mendampingi masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.

“Seluruh hak masyarakat akan kami pastikan terpenuhi. Harapan kami, pembangunan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Barito Utara,”sebut dia.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan mendukung kelancaran pembangunan, serta menjaga seluruh fasilitas yang nantinya dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita  Maya Savitri Shalahuddin Terpilih Menjadi Ketua Kwarcab Pramuka Barito Utara Masa Bhakti 2026–2031

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), ATR/BPN, kontraktor pelaksana hingga masyarakat yang telah mendukung terlaksananya proyek strategis tersebut.(*)

Editor : Rohman