Selasa, Juli 21, 2026
Beranda Berita Heriyus: Biara Elioteria Jadi Pusat Pelayanan Rohani dan Sosial Masyarakat

Heriyus: Biara Elioteria Jadi Pusat Pelayanan Rohani dan Sosial Masyarakat

1

PURUK CAHU – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menyampaikan bahwa keberadaan Biara Elioteria Murung Raya diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan rohani, tetapi juga menjadi tempat pembinaan karakter, pelayanan sosial, serta wadah yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Hal tersebut disampaikan Heriyus saat menghadiri acara pemberkatan dan peresmian Biara Elioteria Murung Raya yang berlangsung di kompleks Christian Center, Puruk Cahu, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dihadiri Uskup Palangka Raya, para pastor, suster, unsur Forkopimda Kabupaten Murung Raya, jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Biara Elioteria sebagai rumah pelayanan rohani baru di Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, kehadiran biara tersebut merupakan hasil dari doa, pengorbanan, kerja keras, serta kolaborasi berbagai pihak. “Biara Elioteria ini berdiri bukan karena kebetulan, melainkan karena iman, doa, dan harapan besar untuk menghadirkan pelayanan yang membawa kasih, damai, dan pengabdian bagi masyarakat,” ujar Heriyus.

Rekomendasi Berita  Pemkab Mura Matangkan Pendirian Perseroda di Kemendagri

Ia menegaskan, bahwa Kabupaten Murung Raya merupakan rumah bersama yang menjunjung tinggi toleransi, keberagaman, dan kerukunan antarumat beragama. Kehadiran Biara Elioteria dinilai semakin memperkuat nilai kebersamaan serta menjadi bukti nyata terbukanya ruang bagi masyarakat untuk bertumbuh dalam iman dan pelayanan.

Menurut Heriyus, biara tersebut memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan rohani sekaligus diharapkan mampu mendukung pendidikan karakter, pelayanan sosial, dan pembinaan generasi muda.

“Pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting dalam mewujudkan Murung Raya yang religius, harmonis, dan sejahtera,” katanya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Biara Elioteria Murung Raya.

Ia berharap keberadaan biara tersebut dapat menjadi pusat pelayanan yang menghadirkan kasih, kedamaian, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat Murung Raya, Kalimantan Tengah, hingga Indonesia.

Peresmian Biara Elioteria menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial keagamaan yang harmonis serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Man)