Senin, September 14, 2026
Beranda Berita Pemkab Mura Siapkan Langkah Jaga Stabilitas Harga

Pemkab Mura Siapkan Langkah Jaga Stabilitas Harga

0
Pemkab Mura dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (14/9/2026).

Suara Dayak.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui keikutsertaan Pemkab Mura dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (14/9/2026).

Rakor tersebut diikuti dari ruang Zoom Meeting Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya. Bupati Mura diwakili Asisten III Setda Mura, Andri Raya.

Dalam rakor tersebut, pemerintah pusat menyampaikan perkembangan inflasi nasional sekaligus membahas sejumlah langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan kebutuhan pokok. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan pada Agustus 2026 tercatat sebesar 3,19 persen, sedangkan inflasi bulanan berada pada angka 0,21 persen.

Pemkab Mura memandang pengendalian inflasi membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam memantau perkembangan harga komoditas, memastikan ketersediaan pasokan, serta mengantisipasi potensi kenaikan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Rekomendasi Berita  Perda APBD Barito Utara 2024 Belum Disetujui Gubernur, Pj Bupati Meminta Ini kepada Ribuan Perangkat Daerah

Selain pengendalian inflasi, rakor juga dirangkaikan dengan pembahasan verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Agenda lainnya yakni penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ruang Bersama Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Melalui rakor tersebut, Pemkab Mura terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah. Langkah ini diharapkan mampu memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga daya beli masyarakat,” kata Andri Raya.

Pemkab Mura juga berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ekonomi daerah dan mengambil langkah yang diperlukan apabila terjadi perubahan harga maupun pasokan komoditas strategis di masyarakat. (Man)