Senin, Juli 27, 2026
Beranda Berita Heriyus Resmikan Biara Elioteria, Perkuat Pelayanan Rohani di Murung Raya

Heriyus Resmikan Biara Elioteria, Perkuat Pelayanan Rohani di Murung Raya

1
Bupati Heriyus meresmikan Biara Elioteria Murung Raya yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita di kompleks Christian Center, Puruk Cahu, Sabtu (4/7/2026).

PURUK CAHU – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menghadiri acara pemberkatan dan peresmian Biara Elioteria Murung Raya yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita di kompleks Christian Center, Puruk Cahu, Sabtu (4/7/2026).

Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan rohani sekaligus mempererat sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis di Kabupaten Murung Raya.

Acara tersebut dihadiri Uskup Palangka Raya, para pastor, suster, unsur Forkopimda Kabupaten Murung Raya, jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Biara Elioteria sebagai rumah pelayanan rohani baru di Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, pembangunan biara tersebut merupakan hasil dari doa, pengorbanan, kerja keras, dan kolaborasi berbagai pihak.

“Biara Elioteria ini berdiri bukan karena kebetulan, melainkan karena iman, doa, dan harapan besar untuk menghadirkan pelayanan yang membawa kasih, damai, dan pengabdian bagi masyarakat,” ujar Heriyus.

Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Murung Raya merupakan rumah bersama yang menjunjung tinggi toleransi, keberagaman, dan kerukunan antarumat beragama. Kehadiran Biara Elioteria dinilai semakin memperkuat nilai kebersamaan serta menjadi bukti nyata terbukanya ruang bagi setiap umat untuk bertumbuh dalam iman dan pelayanan.

Rekomendasi Berita  Lomba Masak Serba Ikan Dorong Kreativitas dan Gizi Keluarga di Mura

Menurut Heriyus, keberadaan biara tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembinaan rohani, tetapi juga diharapkan mampu menjadi tempat pendidikan karakter, pelayanan sosial, serta pembinaan generasi muda.

“Pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga bagaimana membangun mental dan spiritual masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Murung Raya yang religius, harmonis, dan sejahtera,” katanya. (Man)