
SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Kepala Puskesmas Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Apriadi, menjelaskan alasan pasien usai melahirkan dirujuk ke RSUD Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Rabu (15/4/2026).
Viral diberitakan sebelumnya,
sebuah ambulans milik Puskesmas Butong Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara membawa pasien ibu hamil rujukan menuju RSUD Puruk Cahu masuk ke jurang di sekitar KM 68, Kabupaten Murung Raya, Rabu pukul 04.00 WIB.
Kepala Puskesmas Butong maupun Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Pariadi AR, memastikan, pasien dirujuk ke RSUD Puruk Cahu demi keselamatan jiwa berstatus emergensi.
Apriadi membeberkan kronologis. Pasien ibu hamil bernama Ny. Yulita Alri Luruk (33) asal Kupang, NTT, alamat Desa Pandran Permai (SP III), melahirkan bayi perempuan secara normal di Puskesmas Butong, Selasa (14/4/2026), sekitar pukul 21.00-22.00 WIB. Berat badan bayi sekitar tiga Kg.
Masalah muncul setelah pasien tersebut mengalami perdarahan pasca persalinan. “Melihat perdarahan pada bagian placenta dan HB pasien 10, bidan berinisiatif untuk dirujuk, ” kata kepala Puskesmas Butong kepada Suaradayak.com, Rabu sore.
Menurut dia, standar prosedur sistem rujukan ditempuh dengan menghubungi RSUD Muara Teweh. Jawaban dari RSUD Muara Teweh dianjurkan ke RSUD Puruk Cahu.
“Kita hubungi dua RSUD di DAS Barito yang ada dokter spesialis (kandungan). Kita bawa pasien ke Puruk Cahu sekitar pukul 01.00 WIB dengan tujuan utama supaya pasien selamat,” ujar dia.
Sopir yang mengendarai ambulans Puskesmas Butong pernah bekerja di PT. AGU dan PT. BAK. Sopir dibantu seorang sopir cadangan dan dua tenaga kesehatan. “Sopirnya sudah berpengalaman,” tambah dia.
Namun perjalanan di tengah hujan deras, serta kondisi Jalan Nasional Muara Teweh-Puruk Cahu rusak di Km 68, berakibat ambulans nyungsep ke jurang.
“Cuaca buruk, jalan licin, sopir menghindari lubang dengan membanting setir ke kanan. Terjadi insiden kecelakaan, ” kata dia.
Pada kesempatan pertama, pihak Puskesmas Butong langsung menghubungi travel rute Muara Teweh-Puruk Cahu, guna membantu evakuasi penumpang ambulans.
Travel membawa pasien dan tenaga kesehatan ke RSUD Puruk Cahu. Bidan yang cedera ditangani, sedangkan pasien Yulita dioperasi. “Pagi tadi dioperasi di RSUD Puruk Cahu menangani perdarahan pasca persalinan, ” ucap Apriadi.
Pada bagian akhir keterangannya, kepala Puskesmas Butong mengharapkan, dukungan ambulans baru dari Pemkab Barito Utara, agar tetap bisa melayani masyarakat. “Karena setiap hari ada pasien rawat inap di IGD Puskesmas Butong, ” tandas pria yang menjabat kepala puskesmas sejak 2023 ini.
Kenapa pasien harus dirujuk ke RSUD Puruk Cahu, bukan dilayani di RSUD Muara Teweh?
Direktur RSUD Muara Teweh, dr. Wahidah Asurawati, menerangkan bahwa dokter spesialis kandungan di RSUD Muara Teweh ada satu orang, namun sedang melaksanakan kegiatan Dinas Luar Pelatihan PONEK di luar daerah.
“Pelatihan ini sudah terjadwal untuk memenuhi akreditasi RSUD dan beliau melaksanakan tugasnya, ” demikian penjelasan Wahidah, lewat platform WhatsApp, Rabu petang.(Melkianus He)









