SUARADAYAK.com, Muara Teweh– Legislator Kabupaten Barito Utara (Nas-Dem), Nety Herawati, mendukung pelaksanaan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kabupaten Barito Utara Angkatan 9 Tahun 2026 di Luwansa Hotel Palangka Raya, Rabu (2/9/2026) malam.
Politisi Nas-Dem ini mengatakan, pelatihan BCKS menjadi bagian penting menyiapkan calon pemimpin satuan pendidikan yang memiliki kompetensi, integritas dan kemampuan manajerial untuk meningkatkan kualitas sekolah.
“DPRD mengapresiasi pelaksanaan pelatihan BCKS ini. Kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam menentukan kemajuan sekolah, sehingga calon kepala sekolah harus benar-benar dipersiapkan secara matang,”terang Nety di Muara Teweh, Jumat (4/9/2026).
Ia menilai, kepala sekolah tak cukup hanya memahami aspek administrasi dan manajemen sekolah. Seorang kepala sekolah juga dituntut mampu menjadi pemimpin pembelajaran, membangun budaya sekolah yang positif serta mendorong peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
Ia melanjutkan, tantangan dunia pendidikan terus berkembang seiring perubahan teknologi dan kebutuhan peserta didik.
Kondisi tersebut membutuhkan sosok kepala sekolah yang mampu beradaptasi, mengambil keputusan secara tepat dan menghadirkan inovasi dalam pengelolaan pendidikan.
“Calon kepala sekolah harus memiliki kemampuan untuk membaca kebutuhan sekolah dan mencari solusi atas berbagai persoalan. Kepemimpinan pendidikan harus berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada peserta didik,”tambah dia.
Ia mengingatkan para peserta BCKS agar tidak menjadikan pelatihan semata-mata sebagai pemenuhan persyaratan administratif.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan harus menjadi bekal untuk diterapkan ketika nantinya mendapat kepercayaan memimpin satuan pendidikan.
Ia menekankan pula soal integritas dan keteladanan. Kepala sekolah harus mampu menjadi contoh bagi guru, tenaga kependidikan dan peserta didik dalam menjalankan tugas secara disiplin, transparan dan bertanggung jawab.
“Integritas harus menjadi dasar dalam kepemimpinan. Kepala sekolah harus mampu menjadi teladan sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan mendukung perkembangan peserta didik,”jelas dia.
Ia mendorong penguatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, komite sekolah, pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.(*)
Editor : Maulana

