Kamis, April 23, 2026
Beranda Daerah Muara Teweh Musancab, DPD PDI Perjuangan Kalteng Konsolidasikan Kekuatan PAC Se-Barito Utara

Musancab, DPD PDI Perjuangan Kalteng Konsolidasikan Kekuatan PAC Se-Barito Utara

30
DPD PDI Perjuangan Kalteng dan DPC Barito Utara mengesahkan dan mengukuhkan PAC sembilan kecamatan saat musancab di Muara Teweh, Kamis (23/4/2026).(Foto : Suaradayak.com/Melkianus He)

SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Langkah politik krusial dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalteng dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barito Utara, melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) pengesahan dan pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) di Muara Teweh, Kamis (23/4/2026).

Sebanyak sembilan PAC masa bakti 2025-203 dikukuhkan dan disahkan oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Dendy Mahaputra.

Saat memimpin pleno, Dendy menjelaskan, berdasarkan peraturan terbaru PDI Perjuangan, ada pengkategorial DPC (daerah) berdasarkan hasil pemilu legislatif yakni kategori kuat, sedang, dan lemah.

Menurut dia, musancab dilaksanakan serentak. Bagi DPC kategori sedang dan lemah dilaksanakan melalui rapat DPD partai.

“Barito Utara masuk kategori sedang, sehingga dilaksanakan secara serentak melalui rapat pleno DPD bersama DPC PDI Perjuangan. Usulan sudah diplenokan DPD, ” jelas politikus yang juga putra tokoh PDI Perjuangan, Borak Milton ini.

Dendy menyampaikan empat pesan penting dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan DPD kepada jajaran PDI Perjuangan Barito Utara berkaitan dengan konsolidasi organisasi, yaitu ;
(1) Menyusun dan memperkuat struktur ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) PAC.
Bertujuan merebut kekuasaan secara konstitusional lewat pileg dan pilkada.

Rekomendasi Berita  Waket DPRD Parmana Setiawan Pesan Jauhi Judol agar Hidup Tenang

(2) Penataan struktural organisasi
Banyak melibatkan gen Z dan perempuan.

(3) Strategi politik.
Menambah kursi di DPRD dan memenangkan pilkada.

(4) Menempatkan orang-orang terbaik pada struktur organisasi.

Total pengurus PAC yang disahkan dan dilantik 81 orang, di mana setiap PAC memiliki sembilan pengurus.

Ia menegaskan, organisasi (PDI Perjuangan) tak berarti apa-apa tanpa PAC, Ranting, dan Anak Ranting. “Setelah PAC beres, kita akan teruskan ke pengurus Ranting dan Anak Ranting, ” ucap dia.

Ia menyatakan, konsolidasi yang dilakukan lima tahun sekali untuk menentukan kebijakan politik PDI Perjuangan. “Kali ini berbeda, karena dari hasil kongres ada perubahan sistem pelaksanaan Musancab, ” tandas dia.

Adapun susunan ketua PAC PDI Perjuangan di sembilan kecamatan se-Barito Utara sebagai berikut :

(1) Ketua PAC Gunung Purei, Asmari.
(2) Ketua PAC Gunung Timang, Naruk Saritani.
(3) Ketua PAC Lahei, Mahendra.
(4) Ketua PAC Lahei Barat, Rasidi.
(5) Ketua PAC Teweh Baru, Heronimus Utama.
(6) Ketua PAC Teweh Selatan, Lukas Wargono.
(7) Ketua PAC Teweh Tengah, Aurelia Monika Sari.
(8) Ketua PAC Teweh Timur, Ida Wahidah.
(9)) Ketua PAC Montallat, Henni Mahmudah.

Rekomendasi Berita  Willy-Habib Maju dan Mendaftar Pilkada Kalteng 2024

Berdasarkan komposisi di atas, sekitar 60-70 persen pimpinan PAC merupakan wajah baru dengan menerapkan keterwakilan perempuan, gen Z, suku, dan agama.

SASTRA JAYA : PDI Perjuangan Setia Menjaga Demokrasi, Targetkan Menang Pileg Keempat Kali

Ketua DPC PDI Perjuangan Barito Utara, Sastra Jaya, menyapaikan pidato politik pada kegiatan musancab di Barito Utara. Ia menyatakan tujuan kegiatan ini menetaokan pengurus dan memastikan bahwa organisasi berjalan sebagaimana mestinya.

“Tugas kita turun ke bawah melayani masyarakat. Kita harus tahu apa yg diperlukan dan menjadi keinginan masyarakat. Disampaikan ke DPRD, supaya menjadi kebijakan daerah.
Sapa mereka. Kasih tahu kita ini pengurus kecamatan,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Barito Utara ini.

Ia menyebutkan, menjadi pengurus partai perlu menyeimbangkan tenaga, pikiran, dan waktu untuk menjaga demokrasi.

“Kalau menang itu bonus. Kita bisa sejahterakan negeri ini. Tidak menang, kita juga tetap menjadi bagian dari demokrasi. Itu peralihan kekuasaan secara konstitusional, ” pesan dia.

“Kita sebagai partai penyeimbang. Kita wariskan bangsa yang aman dan damai kepada anak dan cucu. Imvestasi keamanan dan warisan kepada bangsa kita.
Peralihan keluasaan berjalan secara aman dan damai, ” tambah dia.

Rekomendasi Berita  Sambutan Meriah Bagi Gogo-Helo di Lahei Barat

Ia menambahkan, jika ada yang berganti posisi saat pelantikan, itulah namanya demokrasi. Parpol wadah untuk mewujudkan kepentingan bangsa dan negara. “Kita ingin PDIP menang lagi untuk keempat kalinya di 2029.
PDI Perjuangan tak pernah menyerah, ” pungkas dia.(*)

Penulis : Rohman
Editor : Rohman