
SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah, Pemkab Barito Utara melalui lintas instansi terkait mengintensifkan pengawasan terhadap bahan pangan yang beredar di masyarakat.
Sebuah operasi terpadu bertajuk Gerakan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu di Pasar (GEMPUR PASAR) digelar di sejumlah pasar tradisional untuk memastikan seluruh komoditas memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), Kamis (26/2/2026).
Kegiatan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Dinas Kesehatan (Diskes), Dinas Pertanian (Distan), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya transaksi jual-beli bahan pangan selama bulan puasa yang berpotensi memunculkan risiko peredaran pangan tidak layak konsumsi.
Dalam pelaksanaan, DKPP fokus pada pengambilan sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan Pangan Segar Asal Ikan (PSAI).
Sampel-sampel tersebut akan diuji di laboratorium untuk mendeteksi adanya residu pestisida, bahan berbahaya, serta cemaran mikrobiologi.
Selain itu, Diskes melakukan pengujian cepat terhadap pangan olahan siap saji, meneliti kemungkinan kandungan formalin, boraks, atau pewarna tekstil yang kerap disalahgunakan.
Distan terlibat memverifikasi mutu hasil pertanian, sementara Satpol PP bertugas menjaga ketertiban dan kelancaran proses pengawasan.
Kepala Dinas KPP Barito Utara, Siswandoyo, mengatakan, pengawasan ini bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang, tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap makanan yang dikonsumsi. Pengawasan seperti ini akan kami tingkatkan frekuensinya selama Ramadan,”jelas dia di Muara Teweh.
Nyaris senada, Kepala Diskes Barito Utara, Pariadi AR, menekankan, kewaspadaan terhadap makanan olahan yang banyak diminati saat berbuka.
“Jika dalam uji cepat kami menemukan indikasi bahan berbahaya, kami akan segera menindaklanjuti sesuai prosedur. Ini demi melindungi masyarakat dari risiko kesehatan,”ujar dia.
Lewat sinergi antarinstansi, Pemkab Barito Utara berharap pasar tradisional di wilayahnya dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan berkualitas selama Ramadan.(Rohman)









