
SUARADAYAK..com, Muara Teweh – Sebagai bentuk komitmen nyata mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Barito Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan sarana pemadam Karhutla berupa cairan khusus X-Fire sebanyak 100 liter yang dikemas dalam lima jeriken, Senin (28/9/2026).
Cairan penanganan kebakaran lahan gambut tersebut didistribusikan secara proporsional ke lima Polsek jajaran yang berada di wilayah dengan potensi rawan karhutla tinggi.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat respons cepat personel di lapangan saat menghadapi ancaman kebakaran di areal lahan gambut yang dikenal sulit dipadamkan.
Kapolres Barito Utara, AKBP Irnanda Oktora, melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P., menyampaikan bahwa distribusi cairan X-Fire ini merupakan bagian dari langkah proaktif dan kesiapsiagaan Polres Barito Utara mengantisipasi lonjakan titik panas (hotspot) di wilayah hukum Barito Utara.
“Penyaluran 100 liter cairan X-Fire ini kami prioritaskan untuk lima Polsek yang memiliki titik rawan Karhutla cukup tinggi, khususnya pada area tanah gambut. Cairan ini terbukti efektif memutus mata rantai api pada lahan gambut yang biasanya menyimpan bara di bawah permukaan,” jelas Novendra.
Ia menegaskam, Polres Barito Utara tak hanya fokus pada penanganan teknis pemadaman, tetapi juga terus mengedepankan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
“Polres Barito Utara siap siaga 24 jam untuk mengantisipasi Karhutla. Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, demi menjaga kelestarian lingkungan dan kenyamanan bersama di wilayah Kabupaten Barito Utara,” pungkas mantan Kapolsek Teweh Timur ini
Dengan adanya perlengkapan dan formula penanganan khusus ini, Polres Barito Utara optimistis dapat meningkatkan efektivitas pemadaman Karhutla secara lebih cepat, terukur, dan efisien di wilayah-wilayah rawan karhutla.(*)
Editor : Fathur Rohman









