
SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara (Fraksi PDI Perjuangan), Naruk Saritani, mengapresiasi pemanfaatan optimal teknologi di ruang kelas lewat pelatihan digitalisasi.
Ia menilai, sosialisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) akan membantu peningkatan kualitas digitalisasi di sekolah. Paling utama kesiapan guru menjadi faktor penentu utama.
“Perangkat canggih sudah ada. Tantangan sekaligus kunci keberhasilan sekarang ada pada kapasitas guru untuk mengoperasikan dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran,”kata politikus PDI-Perjuangan ini di Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).
Pemkab Barito Utara telah menyosialisasikan digitalisasi sekolah disertai pelatihan berkelanjutan bagi para pendidik.
“Guru-guru yang telah dilatih harus menjadi agen perubahan di sekolah. Mereka diharapkan bisa menularkan ilmunya kepada rekan sejawat, sehingga dampak digitalisasi bisa merata ke seluruh ujung kabupaten,” tambah dia.
Selain peningkatan kompetensi guru, sebut dia lagi, pengadaan IFP Merah Putih tak hanya memodernisasi sekolah tetapi merefleksikan komitmen untuk mendukung kemandirian teknologi nasional.
“Kami apresiasi penggunaan produk Merah Putih sebagai bukti nyata dukungan dan keberpihakan kepada industri dalam negeri, sekaligus membangun kemandirian di sektor pendidikan,”kata dia.
Komisi I DPRD Barito Utara, lanjut dia, berkomitmen mendukung program peningkatan mutu pendidikan melalui digitalisasi.
Dukungan diwujudkan dengan mendorong Dinas Pendidikan Barito Utara melakukan pendampingan dan pengawasan berkelanjutan, sehingga perangkat teknologi dapat terawat dan digunakan sesuai tujuannya.(Hendrik)









