Wardatun Nur Jamilah Puji Penanaman 100 Pohon di Trahean sebagai Investasi Masa Depan Lingkungan Barito Utara

4
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (Komisi I/Fraksi Aspirasi Rakyat), Wardatun Nur Jamilah.(Dok)

SUARA DAYAK.COM, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (Komisi I/Fraksi Aspirasi Rakyat), Wardatun Nur Jamilah, mengapresiasi kegiatan penanaman 100 pohon oleh pemkab memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2025, Sabtu (6/12/2025).

Ia menilai, kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Panglima Batur, Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Jumat (5/12/2025), sebagai investasi masa depan lingkungan, karena langkah konkret menghadapi ancaman perubahan iklim serta degradasi lingkungan di wilayah setempat.

Aksi penghijauan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, aparat keamanan, perusahaan, komunitas pemuda, hingga masyarakat.

Total 100 bibit pohon dari berbagai jenis seperti Ketapang Kencana, Tanjung, dan Ucuk Merah ditanam di kawasan Taman DAM Trahean. Pemerintah juga membagikan bibit buah-buahan kepada masyarakat sebagai bagian dari gerakan penghijauan berkelanjutan.

Wardatun menyatakan, langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang mengadakan sosialisasi berkaitan dengan pencemaran dan kerusakan lingkungan bagi komunitas dan Karang Taruna sebagai upaya penting dalam meningkatkan kesadaran generasi muda.

“Kami sangat mendukung kegiatan penanaman pohon yang dilakukan hari ini. Ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi upaya nyata memperbaiki lingkungan kita yang semakin tertekan oleh perubahan iklim dan bencana hidrometeorologi,”sebut dia.

Rekomendasi Berita  SDN 1 Malawaken di Barito Utara, Ludes Terbakar

Ia menyetujui pernyataan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, drg. Dwi Agus Setijowati, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menjaga kelestarian alam.

“Gerakan ini harus kita dukung bersama. Pohon yang ditanam hari ini adalah investasi masa depan untuk Barito Utara yang lebih sehat dan berkelanjutan. Edukasi terhadap generasi muda sangat penting agar mereka memahami bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab jangka panjang,” sambung dia.

Ia mengharapian, perusahaan yang beroperasi di Barito Utara dapat berperan lebih aktif dalam program penghijauan dan pemulihan lingkungan.(Hendrik SA)