Rabu, Agustus 12, 2026
Beranda Parlemen DPRD BARUT Anggota DPRD Naruk Saritani Nilai Restocking Benih Ikan Langkah Strategis Jaga Ekosistem...

Anggota DPRD Naruk Saritani Nilai Restocking Benih Ikan Langkah Strategis Jaga Ekosistem Perairan Barito Utara

2
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (PDI Perjuangan/Fraksi PDI Perjuangan/Komisi I), Naruk Saritani.(Foto : Dok)

SUARADAYAK.com, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara (PDI Perjuangan/Fraksi PDI Perjuangan/Komisi I), Naruk Saritani, mendukung program restocking atau penebaran benih ikan yang digagas Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barito Utara, Jumat (15/5/2026).

Ia menilai, kegiatan yang berlangsung di sejumlah perairan desa tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Sekadar diketahui, DKPP Barito Utara menebar 15.000 ekor benih ikan betok dan 5.000 ekor benih ikan gurame, Rabu (13/5/2026).

Lokasi penebaran meliputi DAM Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Sungai Kunen dan Danau Pengantin Desa Rarawa, dan ungai Buton Desa Walur.

Naruk mengemukakan bahwa kegiatan restocking bukan hanya sekadar menambah populasi ikan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi keseimbangan ekosistem perairan.

“Saya mendukung penuh langkah DKPP Barito Utara. Program restocking ini sangat strategis karena selain memulihkan habitat perairan, juga berdampak langsung pada ketahanan pangan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan,” jelas Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Gunung Timang ini.

Rekomendasi Berita  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih

Ia melanjutkan, pentingnya keberlanjutan program serupa secara rutin di berbagai wilayah perairan desa lainnya.

Tanpa upaya restocking yang konsisten, populasi ikan di perairan umum Barito Utara berisiko menurun drastis akibat penangkapan berlebih dan tekanan lingkungan.

Ia mengimbau masyarakat turut berperan aktif menjaga keberhasilan program ini. Ia meminta warga tak menggunakan alat tangkap maupun cara-cara yang merusak ekosistem, seperti racun, setrum, atau bahan berbahaya lainnya.

“Partisipasi masyarakat jadi kunci. Jika habitatnya rusak, restocking pun tidak akan optimal. Mari kita rawat sungai dan danau kita bersama,” pesan dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas KPP Barito Utara, Siswandoyo, menyampaikan bahwa kegiatan restocking merupakan bagian dari program pemda untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui sektor perikanan.(*)

Editor : Rohman