Kamis, April 2, 2026
Beranda Pemkab Barito Utara BPPD Barito Utara Hadir Layani Wajib Pajak di Pasar Ramadan

BPPD Barito Utara Hadir Layani Wajib Pajak di Pasar Ramadan

4
BPPD Kabupaten Barito Utara membuka membuka pos layanan pembayaran PBB-P2 di kawasan pasar ramadan di Jalan Imam Bonjol Muara Teweh.(Suaradayak.com/Dok BPPD Kabupaten Barito Utara)

SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Memanfaatkan tingginya aktivitas masyarakat di bulan Ramadan, Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Barito Utara menghadirkan inovasi pelayanan dengan membuka stan khusus Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di area Pasar Wadai Ramadhan, Jalan Imam Bonjol, Muara Teweh, Selasa (24/2/2026).

Layanan keliling ini resmi beroperasi sejak pembukaan pasar pada 19 Februari 2026. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi warga yang ingin memanfaatkan waktu berbelanja takjil sambil menyelesaikan kewajiban perpajakan, tanpa harus bepergian jauh ke kantor pemerintahan.

Kepala BPPD Kabupaten Barito Utara, Agus Siswadi, menjelaskan, pihaknya ingin menangkap peluang emas di tengah keramaian pasar wadai.

“Kami melihat pasar Ramadan sebagai titik kumpul masyarakat yang efektif. Daripada warga harus menyisihkan waktu khusus ke kantor, kami yang datang ke tempat mereka berkumpul,” ungkap dia.

Di pos pelayanan sementara, masyarakat tak hanya dapat melakukan pembayaran, tetapi juga menerima layanan konsultasi nominal pajak dan pencetakan SPPT yang hilang atau rusak. Petugas siaga melayani warga setiap hari selama jam operasional pasar.

Rekomendasi Berita  Disdik Barito Utara Keluarkan Surat Edaran Belajar Selama Ramadan, Jam Pelajaran Dikurangi

“Dengan sistem jemput bola ini, kami berharap tidak ada lagi alasan masyarakat kesulitan mengakses layanan pajak. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan kemudahan di tengah keberkahan Ramadhan,”sebut dia.

Ia mengingatkan, pendapatan dari sektor PBB-P2 memiliki peran krusial dalam membiayai pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Kabupaten Barito Utara. Ia mengajak seluruh wajib pajak yang datang ke pasar wadai menyempatkan diri singgah ke stan pelayanan.

“Dengan membayar pajak, masyarakat turut berkontribusi langsung pada kemajuan daerah sendiri. Kami optimis realisasi pendapatan daerah akan meningkat dengan kemudahan akses seperti ini,” pungkas dia.(Rohman)