Sabtu, Juli 4, 2026
Beranda Pemkab Barito Utara Bupati Barito Utara Ingatkan Kembali Peran Strategis Pers pada Pelatihan OKK PWI...

Bupati Barito Utara Ingatkan Kembali Peran Strategis Pers pada Pelatihan OKK PWI Kalteng

2
Bupati Barito Utara diwakili Kepala Dinas Kominfosandi Ardian, membuka kegiatan pelatihan jurnalistik OKK di Muara Teweh, Selasa (19/5/2026).(Foto : SuaraDayak.com/Rohman)

SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menegaskan kembali peran strategis pers di era keterbukaan informasi dan perkembangan teknologi digital saat ini.

Bupati diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Ardian, dalam sambutan tertulis mengatakan hal tersebut, saat membuka pelatihan jurnalistik Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia di Muara Teweh, Selasa (19/5/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana serta seluruh pihak yang telah menggagas kegiatan tersebut.

Ia menilai kegiatan orientasi kewartawanan ini menjadi wadah penting dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers.

“Pers tak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan, kontrol sosial, edukasi masyarakat, serta penjaga demokrasi,” kata Ardian membacakan sambutan bupati.

Ia menambahkan, kemitraan antara pemerintah dan media harus terus dibangun dengan semangat saling mendukung dan menghargai, tanpa mengabaikan profesionalisme serta kode etik jurnalistik.

Pemkab, sambung dia, membutuhkan media untuk menyampaikan informasi pembangunan secara cepat, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.

Rekomendasi Berita  Waket I DPRD Benny Siswanto Motivasi OPD Bikin Terobosan Baru Tingkatkan PAD

Sebaliknya, keterbukaan informasi dari pemerintah juga menjadi kebutuhan penting bagi media dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Oleh karena itu, kegiatan OKK ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta terkait kompetensi kewartawanan, etika jurnalistik, serta tanggung jawab moral dalam menyajikan informasi.

Di tengah maraknya hoaks dan disinformasi, insan pers dituntut untuk tetap profesional, kritis, dan independen.

“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan wartawan yang berkualitas, berintegritas, serta mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat,” sebut dia.

Pemkab Barito Utara juga menegaskan komitmen melalui Diskominfosandi untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan insan pers guna mendukung pembangunan daerah yang transparan, informatif, dan partisipatif.(*)

Penulis : Rohman
Editor : Rohman