Selasa, Juli 21, 2026
Beranda Berita Bupati Heriyus Sambut Kafilah MTQ VIII KORPRI Kalteng di Malam Ta’aruf

Bupati Heriyus Sambut Kafilah MTQ VIII KORPRI Kalteng di Malam Ta’aruf

0
Bupati Heriyus Sambut Kafilah MTQ VIII KORPRI Kalteng di Malam Ta’aruf

PURUK CAHU – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, secara resmi membuka Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, Selasa (23/6/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi ajang penyambutan bagi seluruh kafilah MTQ KORPRI dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang hadir untuk mengikuti rangkaian perlombaan. Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, sejumlah Bupati/Wakil Bupati se-Kalteng, dewan hakim, dewan juri, tamu undangan, serta seluruh peserta MTQ KORPRI.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah yang telah hadir di Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurutnya, Malam Ta’aruf bukan hanya kegiatan penyambutan semata, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat ukhuwah islamiyah antaranggota KORPRI se-Kalimantan Tengah.

“Malam ta’aruf ini menjadi momentum terbaik untuk saling mengenal, mempererat silaturahmi, dan membangun kebersamaan,” ujar Heriyus.

Rekomendasi Berita  Panen Padi Gogo di Karali, Pemkab Mura Targetkan Varietas Unggul Lokal

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang telah meluangkan waktu dan menempuh perjalanan panjang untuk mengikuti MTQ KORPRI. Menurutnya, kehadiran para peserta menjadi bagian penting dalam menyemarakkan syiar Al-Qur’an di lingkungan ASN.

Heriyus menjelaskan, terdapat tiga makna penting dalam pelaksanaan Malam Ta’aruf, yakni menghilangkan sekat formalitas, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjadi bentuk penghormatan dari tuan rumah kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah.

Lebih lanjut, Heriyus menegaskan bahwa MTQ KORPRI tidak hanya bertujuan mencari juara dalam perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

“Esensi tertinggi MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an hidup dalam hati dan tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. (Man)