Senin, April 27, 2026
Beranda Pemkab Barito Utara Bupati Shalahuddin Serahkan Bantuan Uang kepada Korban Kebakaran di Muara Teweh

Bupati Shalahuddin Serahkan Bantuan Uang kepada Korban Kebakaran di Muara Teweh

9
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, didampingi Sekda Muhlis dan kepala OPD menyerahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Jalan Merak Simpang Anem Muara Teweh, Jumat (9/1/2026).(Foto : SuaraDayak.Com/Rohman)

SUARADAYAK.COM, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Merak Simpang Anem, Kelurahan Melayu, Muara Teweh, Jumat (9/1/2026).

Bantuan tersebut sebagai bentuk tanggap darurat dan kepedulian sosial, terdiri dari dua lapis, yakni bantuan pemerintah dan bantuan pribadi keluarga Shalahuddin.

Penyerahan bantuan dihadiri oleh Sekda Muhlis dan sejumlah kepala perangkat daerah. Shalahuddin memaparkan bahwa bantuan resmi dari pemerintah pusat dialokasikan khusus bagi pemilik rumah yang terdampak. Setiap pemilik rumah menerima rata-rata Rp28 juta sesuai standar penanganan bencana.

“Bantuan pemerintah telah disalurkan sesuai regulasi untuk meringankan beban pemilik rumah,”tambah dia.

Tetapi, perhatian khusus diberikan kepada para penyewa rumah atau penghuni ruko (rumah kos) yang tak tercakup dalam skema bantuan resmi.

Atas dasar kemanusiaan, Shalahuddin beserta keluarganya secara sukarela mengulurkan bantuan tambahan senilai Rp25 juta untuk masing-masing dari tiga penyewa terdampak.

“Regulasi mungkin tidak mengatur, tetapi hati nurani kami menggerakkan untuk membantu sesama. Total ada tambahan Rp75 juta dari kami pribadi untuk mereka yang menyewa,”terang dia berempati.

Rekomendasi Berita  Bupati Barito Utara Serahkan RPJMD 2025–2029, Pemerintah Tegaskan Arah Pembangunan Lima Tahun

Dari sisi pencegahan, ia mengungkapkan penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting listrik dan penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) dalam rumah.

Sehingga ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan memeriksa instalasi listrik dan kondisi dapur secara berkala, serta menghindari menyimpan BBM di dalam rumah.

Tak hanya itu, pemkab juga mendorong PT PLN untuk melakukan audit dan peremajaan terhadap jaringan listrik yang sudah tua di wilayah tersebut sebagai langkah preventif jangka panjang.

“Kami telah lakukan respons pertama. Ke depan, jika masih ada kebutuhan mendesak, kami akan kaji kembali untuk bantuan lanjutan sesuai kemampuan daerah,”tandas dia.

Penanganan tersebut menunjukkan kolaborasi antara respon formal pemerintah dan inisiatif sosial pimpinan daerah dalam mengatasi dampak kebakaran.(Rohman)