Rabu, Juni 24, 2026
Beranda Berita Lantik Dewan Hakim MTQ Korpri VIII, Wagub Kalteng Minta Jaga Kredibilitas Penilaian

Lantik Dewan Hakim MTQ Korpri VIII, Wagub Kalteng Minta Jaga Kredibilitas Penilaian

1
Wagub Kalteng Edy Pratowo melantikan Dewan Hakim dan Panitera MTQ VIII Korpri tingkat provinsi Kalteng 2026, Rabu sore, (25/06/2026).

Suara Dayak.com, Puruk Cahu – Dewan hakim memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Karena itu, seluruh dewan hakim diminta menjalankan tugas secara objektif, profesional, dan penuh tanggung jawab.

“Dewan hakim merupakan salah satu faktor kesuksesan pada lomba MTQ Korpri kali ini. Untuk itu saya meminta dewan hakim dapat menjalankan tugasnya secara objektif dan profesional,” ujar Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, saat melantik 27 dewan hakim MTQ Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Puruk Cahu, Rabu (24/6/2026).

Selain dewan hakim, turut dilantik Ketua Dewan Pengawas beserta sekretarisnya dan 13 orang panitera yang akan mendukung jalannya pelaksanaan MTQ Korpri VIII hingga 27 Juni 2026 mendatang.

Menurut Edy, MTQ Korpri bukan hanya sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, integritas, serta membentuk karakter aparatur sipil negara (ASN) yang berakhlakul karimah.

Rekomendasi Berita  Langsung Tanggap, Pemkab Mura Salurkan Ratusan Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir

Ia berharap melalui kegiatan tersebut dapat lahir ASN yang berkarakter Qurani, memiliki integritas tinggi, dan mampu menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“ASN dituntut terus memperkuat fondasi spiritual dan moral agar tidak mudah tergerus berbagai pengaruh negatif. Oleh karena itu, kegiatan MTQ sangat relevan dalam membangun ASN yang berkarakter Qurani,” katanya.

Lebih lanjut, Edy menegaskan bahwa pelantikan dewan hakim bukan sekadar memenuhi aspek administratif, melainkan bentuk penyerahan amanah besar yang menuntut komitmen, integritas, dan tanggung jawab dalam memberikan penilaian pada setiap cabang perlombaan.

Menurutnya, hasil penilaian yang objektif dan profesional akan menentukan kualitas serta kredibilitas MTQ Korpri, sehingga kepercayaan peserta dan masyarakat terhadap penyelenggaraan kegiatan dapat tetap terjaga.

Pada kesempatan tersebut, Edy juga menyoroti partisipasi daerah dalam MTQ Korpri VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Ia menyebut kegiatan tahun ini diikuti oleh 12 kabupaten dan satu kota, sementara Kabupaten Pulang Pisau belum mengirimkan kafilah.

“Kami berharap pada pelaksanaan berikutnya seluruh kabupaten dapat berpartisipasi sehingga MTQ Korpri semakin semarak dan mampu menjadi wadah pembinaan mental spiritual ASN di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita  Pj Bupati Mura dan Forkopimda Hadiri Pelepasan Penyaluran Logistik Pilkada 2024

Melalui pelaksanaan MTQ Korpri VIII ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin membumi di lingkungan ASN dan menjadi landasan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan berintegritas.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Bupati Murung Raya, Heriyus, serta para peserta dan official kafilah dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. (Man)