Selasa, Juni 2, 2026
Beranda Parlemen DPRD Mura Mahyono: Balogo Harus Terus Dilestarikan sebagai Warisan Budaya Dayak

Mahyono: Balogo Harus Terus Dilestarikan sebagai Warisan Budaya Dayak

0
Mahyono

Suara Dayak.com, Puruk Cahu – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Mahyono, menegaskan pentingnya melestarikan olahraga tradisional Balogo sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Dayak yang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.

Menurutnya, keberadaan Balogo tidak hanya sebagai permainan tradisional, tetapi juga menjadi identitas budaya yang perlu dijaga agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman. “Tentunya saya sangat mendukung pelestarian budaya khas kita dari Suku Dayak, terkhusus permainan tradisional Balogo yang saat ini sudah dipertandingkan secara resmi melalui federasi atau organisasinya,” kata Mahyono di Puruk Cahu, Jumat (22/05/2026).

Ia menilai olahraga tradisional memiliki peran penting dalam mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah. Karena itu, upaya pelestarian dan pembinaan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Mahyono juga menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih kontingen Balogo Kabupaten Murung Raya dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 yang digelar di Palangka Raya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Murung Raya mengikuti empat kategori perlombaan Balogo dan berhasil meraih juara pertama pada kategori tiga berkawan. “Seperti informasi yang saya dapatkan, lomba Balogo kemarin kita dari Murung Raya mengikuti empat kategori lomba, dan di kategori tiga berkawan, kita mendapatkan juara pertama,” ujarnya.

Rekomendasi Berita  DPRD Barito Utara Minta Wings Air Perbaiki Kualitas Pelayanan

Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa olahraga tradisional Balogo masih memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi apabila mendapatkan dukungan serta pembinaan yang baik.

Mahyono mengaku bangga atas hasil yang dicapai para atlet dan berharap pengurus Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) Kabupaten Murung Raya terus melakukan evaluasi dan pembinaan agar prestasi serupa dapat diraih di kategori lainnya pada ajang mendatang.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para atlet yang mampu menunjukkan performa terbaik meskipun memiliki waktu persiapan yang relatif singkat, yakni sekitar 20 hari sebelum pelaksanaan pertandingan.

Ditambahkan, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan, sekaligus memperkuat upaya pelestarian Balogo sebagai warisan budaya Dayak yang patut dibanggakan oleh masyarakat Murung Raya maupun Kalimantan Tengah. (Man)