Minggu, September 6, 2026
Beranda Berita Pemkab Mura Perkuat Penanganan Karhutla dan Distribusi Air Bersih

Pemkab Mura Perkuat Penanganan Karhutla dan Distribusi Air Bersih

7
Bupati Heriyus saat memimpin apel di halaman Kantor BPBD Kabupaten Mura, Sabtu (5/9/2026).

Puruk Cahu – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau.

Hal tersebut disampaikan Heriyus saat memimpin apel di halaman Kantor BPBD Kabupaten Mura, Sabtu (5/9/2026).

Heriyus mengatakan, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintah daerah. Karena itu, perangkat daerah hingga pihak kecamatan dilibatkan untuk membantu BPBD dan Damkar dalam menghadapi potensi maupun kejadian Karhutla di wilayah Mura.

“Seluruh perangkat daerah, kecamatan dan unsur terkait kita libatkan untuk membantu BPBD dan Damkar. Yang paling penting adalah bagaimana penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sehingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan bisa diminimalkan,” ujar Heriyus.

Ia juga meminta seluruh personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla tetap mengutamakan keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan. Koordinasi antarpihak dinilai penting agar setiap upaya penanganan dapat berjalan efektif.

Selain persoalan Karhutla, Heriyus menyebut kondisi kemarau juga berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Pemkab Mura melalui perangkat daerah, dinas, badan, satuan dan kecamatan terus melakukan pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rekomendasi Berita  Patroli Dialogis di Sekitar Desa Bereng, Ditpolairud Sampaikan Ini

“Melalui jajaran perangkat daerah, dinas, badan, satuan dan kecamatan kita terus mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan,” ucapnya.

Air bersih tersebut dapat digunakan warga untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti minum, memasak, membersihkan diri dan keperluan rumah tangga lainnya.

Untuk mempermudah masyarakat memperoleh air, Pemkab Mura juga menyiapkan tandon penampungan di sejumlah titik. Warga dapat mengambil air sesuai kebutuhan sehingga akses terhadap air bersih tetap tersedia selama kondisi kemarau.

Heriyus menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk membantu masyarakat terdampak Karhutla maupun kemarau.

“Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, menjaga pemenuhan kebutuhan dasar warga, serta memastikan pemerintah hadir memberikan pelayanan di tengah kondisi Karhutla dan kemarau yang terjadi,” pungkas Heriyus. (Man)