Jumat, Agustus 7, 2026
Beranda Berita Rumiadi Minta Sinergi Semua Pihak Tekan Risiko Karhutla di Murung Raya

Rumiadi Minta Sinergi Semua Pihak Tekan Risiko Karhutla di Murung Raya

1
Rumiadi

Puruk Cahu – Ketua DPRD Murung Raya (Mura) Rumiadi menegaskan bahwa upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum. Menurutnya, keberhasilan menekan risiko karhutla memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, dunia usaha, hingga kelompok masyarakat yang berada di kawasan rawan kebakaran.

Ia mengatakan, koordinasi yang baik antarinstansi akan mempercepat langkah antisipasi, baik melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, maupun pemantauan wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran selama musim kemarau.

“Sinergi menjadi kunci utama. Jika semua pihak bergerak bersama, potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” ujar Rumiadi, Kamis (6/06/2026).

Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut dinilai sangat berisiko, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

Rumiadi juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan kepada pemerintah desa, BPBD, TNI, Polri, atau petugas terkait apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Menurutnya, laporan yang cepat akan memudahkan petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.

Rekomendasi Berita  Dewan Mura : Penyakit Diabetes Jadi Perhatian Serius Bersama

Ia berharap, seluruh masyarakat Kabupaten Murung Raya terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga kawasan hutan dan lahan dari berbagai aktivitas yang dapat memicu kebakaran. “Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat, risiko karhutla di Murung Raya diharapkan dapat ditekan sehingga lingkungan tetap terjaga, kualitas udara tetap baik, dan aktivitas masyarakat selama musim kemarau dapat berlangsung dengan aman,” tandasnya. (Man)