Kamis, September 3, 2026
Beranda Daerah Kuala Kapuas Sambangi Masyarakat Pesisir, Ditpolairud Polda Kalteng Bicarakan Pencegahan Karhutla

Sambangi Masyarakat Pesisir, Ditpolairud Polda Kalteng Bicarakan Pencegahan Karhutla

4
Personel Ditpolairud Polda Kalteng menyosialisasikan dan mengimbau pencegahan karhutla kepada masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna jasa pelabuhan di wilayah hukum Polda Kalteng, Rabu (2/9/2026).(Foto : Dok Ditpolairud Polda Kalteng)

SUARADAYAK.com, Kuala Kapuas – Guna mencegah kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menyosialisasikan dan mengimbau kepada masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna jasa pelabuhan di wilayah hukum Polda Kalteng, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan sosialisasi ini dipimpin oleh personel Ditpolairud Polda Kalteng dengan menyasar dermaga, pelabuhan rakyat, dan pemukiman warga di bantaran sungai.

Dalam sosialisasi, petugas mengedukasi masyarakat mengenai dampak buruk karhutla, mulai dari gangguan kesehatan berupa ISPA, terganggunya aktivitas transportasi laut dan udara akibat kabut asap, hingga kerugian ekonomi dan kerusakan ekosistem.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tak membuka lahan dengan cara membakar. Selain merugikan diri sendiri dan orang lain, pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dijerat pidana sesuai UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH dan KUHP dengan ancaman hukuman penjara,”jelas salah satu personel Ditpolairud di sela-sela kegiatan.

Selain mengimbau secara lisan, personel juga membagikan pamflet dan stiker berisi ajakan pencegahan karhutla.

Rekomendasi Berita  WKRI Paroki Santa Maria de La Salette Hadiri Perayaan Natal WKRI Ranting Maka Assi

Masyarakat diminta untuk segera melapor kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan titik api di wilayahnya melalui call center 110.

Direktur Polairud Polda Kalteng, Kombes (Pol) Dony Eka Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Bina Karhutla 2026.

Patroli perairan dan dan udara juga terus ditingkatkan untuk memantau dan mencegah terjadinya titik api, khususnya di wilayah rawan gambut dan pesisir Kalteng.

“Pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan sosialisasi ini diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk bersama-sama menjaga Kalteng bebas dari asap,”tandas dia.

Dengan adanya kegiatan ini, Ditpolairud Polda Kalteng berharap angka kejadian karhutla di wilayah perairan dan pesisir dapat ditekan seminimal mungkin selama musim kemarau.(*)

Editor : Rohman