Suara Dayak.com, Puruk Cahu – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura), Dina Maulidah, mengajak generasi muda untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta turut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Ajakan tersebut disampaikan Dina Maulidah dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjadi garda terdepan dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.
“Di era digital saat ini, masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial serta turut menyebarkan informasi yang positif, edukatif, dan memperkuat persatuan bangsa. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” ujarnya, Senin (1/6/2026).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat. Namun di sisi lain, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
Karena itu, Dina mengingatkan generasi muda agar lebih kritis dalam menerima dan membagikan informasi yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi kepada orang lain.
Menurutnya, sikap bijak dalam bermedia sosial merupakan salah satu bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Selain itu, Dina juga mengajak generasi muda untuk terus menanamkan semangat gotong royong, toleransi, dan rasa cinta tanah air sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Generasi muda adalah aset bangsa yang akan menentukan masa depan daerah dan negara. Karena itu, mereka harus mampu menjadi agen perubahan yang positif dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila,” katanya.
Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Dina menegaskan bahwa dengan semangat kebersamaan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, masyarakat dapat terus mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. (Man)










