Puruk Cahu – Bupati Murung Raya, Heriyus, mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mulai memperkuat strategi pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital.
Ajakan tersebut disampaikan Heriyus dalam momentum pelaksanaan Mura Expo 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar daerah.
Heriyus mengatakan, Mura Expo tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat, tetapi juga menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk belajar melihat perkembangan pasar dan menyesuaikan strategi pemasaran dengan perubahan perilaku konsumen.
“Melalui Mura Expo ini, saya berharap dapat memberikan peluang dan instrumen bagi UMKM lokal kita untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk mereka kepada masyarakat secara luas,” ujar Heriyus.
Ia menilai, pemasaran produk tidak lagi harus bergantung pada transaksi secara langsung. Pemanfaatan media sosial, platform digital serta sistem pembayaran non-tunai dapat membantu UMKM menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa terbatas jarak dan waktu.
Menurutnya, digitalisasi juga dapat menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk membangun identitas produk. Foto dan video produk yang menarik, informasi yang lengkap serta pelayanan yang responsif dapat meningkatkan kepercayaan calon konsumen. “Pelaku UMKM harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Teknologi digital harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk lokal Murung Raya agar dikenal lebih luas,” katanya.
Heriyus juga mendorong pelaku UMKM untuk tidak berhenti pada kegiatan promosi, tetapi terus melakukan inovasi terhadap produk. Masukan dari konsumen yang diperoleh selama mengikuti Mura Expo dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas, kemasan, harga maupun pelayanan.
Ia menilai kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan pasar menjadi salah satu faktor penting agar UMKM dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin terbuka.
Selain pemasaran digital, Heriyus berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan berbagai peluang kemitraan yang muncul melalui Mura Expo. Pertemuan antara UMKM dengan pemerintah, dunia usaha dan lembaga pembiayaan diharapkan dapat membuka akses kerja sama yang mendukung pengembangan usaha.
“Bagi pelaku UMKM, kesempatan tampil dalam sebuah event daerah memberikan manfaat yang cukup besar. Produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar dapat diperkenalkan kepada masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas,” tegasnya.
Heriyus menegaskan, penguatan UMKM merupakan bagian penting dalam mendorong ekonomi kerakyatan di Murung Raya. Ketika UMKM berkembang, aktivitas ekonomi masyarakat di sektor lain juga akan ikut bergerak, mulai dari penyedia bahan baku, tenaga kerja, transportasi, pengemasan hingga perdagangan.
Karena itu, ia berharap Mura Expo dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun ekosistem UMKM yang semakin produktif, inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Mura Expo bukan sekadar panggung untuk memamerkan produk, tetapi menjadi ruang bagi UMKM Murung Raya untuk tumbuh, berinovasi, memperluas pasar dan naik kelas,” pungkas Heriyus. (Man)










