Jumat, April 24, 2026
Beranda Berita Heriyus: Penghargaan Bupati Peduli Radio 2026 Bukti Komitmen Pemkab Mura

Heriyus: Penghargaan Bupati Peduli Radio 2026 Bukti Komitmen Pemkab Mura

0
Bupati Murung Raya, Heriyus, menerima Anugerah “Bupati Peduli Radio Tahun 2026” dari Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio dan Televisi Indonesia dalam seremoni yang digelar di LPP RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Suara Dayak.com, Jakarta,  Bupati Murung Raya, Heriyus, menerima Anugerah “Bupati Peduli Radio Tahun 2026” dari Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio dan Televisi Indonesia dalam seremoni yang digelar di LPP RRI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dalam kesempatan yang sama, penghargaan juga diberikan kepada Lynda Kristiane sebagai Direktur Utama LPPL Radio Terbaik Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Asosiasi LPPL, Helen Marewise.

Menanggapi raihan tersebut, Heriyus menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung kemajuan penyiaran publik di daerah.

“Anugerah ini menjadi bukti apresiasi atas komitmen dan kontribusi pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan serta peningkatan kualitas penyiaran publik,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar dunia penyiaran publik semakin berkembang dan mampu bersaing di era teknologi saat ini.

Menurutnya, keberadaan radio publik, khususnya yang dikelola LPPL, memiliki peran strategis bagi masyarakat di daerah.

Rekomendasi Berita  Dorong Pembentukan Generasi Sehat Menuju Murung Raya Hebat

“Radio publik bukan hanya sekadar media hiburan, tetapi juga menjadi instrumen krusial dalam penyebaran informasi, pendidikan, serta penguatan komunitas lokal,” ungkapnya.

Heriyus juga menyoroti keunggulan radio dalam menjangkau wilayah terpencil yang sulit diakses jaringan internet maupun siaran televisi.

“Radio mampu menjangkau daerah yang tidak terlayani internet atau televisi. Ini menjadi sarana penting untuk menyampaikan informasi, termasuk hal-hal yang bersifat urgen,” jelasnya.

Selain itu, radio dinilai mampu menghadirkan program-program siaran yang edukatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga literasi digital.

Di akhir pernyataannya, Heriyus menegaskan bahwa radio merupakan jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Radio menjadi instrumen komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat, baik dalam sosialisasi kebijakan maupun sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat,” tukasnya. (Man)