Suara Dayak.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengikuti sosialisasi kerja sama program pola pembibitan atau sekolah kedinasan yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), bertempat di Ruang Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Murung Raya, Rabui (6/5/2026).
Program pola pembibitan ini bertujuan meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal, mengurangi kesenjangan kompetensi, serta memperkuat daya saing daerah melalui pendidikan kedinasan di sektor transportasi.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Murung Raya Heriyus yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Suria Siri. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Murung Raya, Ferdinand Wijaya, mengikuti kegiatan secara daring dari kantor Dinas Perhubungan setempat.
Dalam pemaparannya, pihak BPSDMP menjelaskan bahwa penerimaan peserta didik dibagi menjadi dua skema, yakni jalur pola pembibitan dan jalur mandiri. Jalur pola pembibitan sendiri terdiri atas pola pembibitan melalui Kementerian Perhubungan dan pola pembibitan melalui pemerintah daerah.
Untuk pola pembibitan Kementerian Perhubungan, lulusan nantinya akan ditempatkan di unit kerja Kementerian Perhubungan di seluruh Indonesia. Sedangkan pola pembibitan pemerintah daerah merupakan kerja sama khusus antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dimana lulusan akan ditempatkan di Dinas Perhubungan daerah asal.
Program tersebut memberikan keuntungan berupa pembebasan biaya pendidikan atau SPP, khususnya pada matra darat yang umumnya dilaksanakan melalui Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD.
Meski demikian, peserta tetap menanggung sejumlah biaya non-akademik seperti makan, asrama, perlengkapan, serta biaya seleksi selama mengikuti pendidikan.
Menanggapi hal itu, Pemkab Mura melalui Suria Siri menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemkab Murung Raya terhadap pelaksanaan program pola pembibitan tersebut.
“Program ini menjadi peluang besar bagi generasi muda Murung Raya untuk mendapatkan pendidikan kedinasan sekaligus memperluas kesempatan kerja di sektor transportasi,” ujarnya.
Ia berharap, program tersebut mampu mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, profesional, dan siap bersaing, sehingga dapat mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pelayanan transportasi.
“Pemkab Murung Raya juga berkomitmen terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah,” tukasnya. (Man)










