Puruk Cahu – Waket I DPRD Murung Raya (Mura) Dina Maulidah. menilai penyelenggaraan Festival Budaya Tira Tangka Balang tidak hanya berperan sebagai sarana pelestarian budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal. Menurutnya, setiap rangkaian kegiatan budaya memiliki dampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM, pengrajin, dan pedagang kuliner tradisional.
“Festival seperti ini memiliki efek berganda. Selain menjaga kelestarian budaya, juga membuka peluang usaha bagi masyarakat sehingga roda perekonomian daerah ikut bergerak,” ujar Dina.
Ia mengatakan, DPRD Kabupaten Murung Raya mendukung berbagai program pemerintah daerah yang mengintegrasikan pelestarian budaya dengan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan demikian, potensi budaya lokal dapat menjadi daya tarik yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk unggulan daerah.
Menurut Dina, keterlibatan generasi muda juga menjadi faktor penting dalam keberlangsungan budaya daerah. Ia berharap semakin banyak anak muda yang mengambil bagian sebagai pelaku seni, peserta lomba, maupun panitia penyelenggara sehingga nilai-nilai budaya dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Generasi muda harus menjadi pelopor pelestarian budaya. Dengan mengenal dan mencintai budaya sendiri, mereka akan memiliki kebanggaan terhadap identitas daerah sekaligus menjadi agen promosi budaya Murung Raya,” katanya.
Dina menegaskan, DPRD akan terus mendorong dukungan anggaran terhadap program-program pembinaan seni, budaya, dan pengembangan UMKM sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah. “Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, komunitas budaya, dan masyarakat menjadi kunci agar Festival Budaya Tira Tangka Balang terus berkembang menjadi agenda unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi pelestarian budaya, pertumbuhan ekonomi, dan kemajuan pariwisata Kabupaten Murung Raya,” tukasnya. (Man)










