Suara Dayak.com, DIRUNG LINGKIN – Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha berkelanjutan, Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indo Muro Kencana (IMK) menyelenggarakan Pelatihan Food Handler (Penjamah Makanan) tentang keamanan pangan pada 18–19 Juni 2026 di Aula Kantor Desa Dirung Lingkin, Kabupaten Murung Raya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang kemandirian ekonomi yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha loka,l agar mampu menerapkan standar keamanan pangan sesuai ketentuan kesehatan. Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa-desa lingkar tambang serta siswa SMKN 1 Tanah Siang mengikuti pelatihan dengan antusias.
Pelatihan menghadirkan narasumber Eralita, SKM., MPH dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek keamanan pangan, mulai dari kebijakan keamanan pangan olahan siap saji, pencegahan cemaran pangan, sanitasi peralatan dan lingkungan kerja, higiene penjamah makanan, tahapan proses produksi, penerapan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP), hingga pengenalan sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) sebagai upaya pencegahan risiko dalam proses produksi pangan.
Untuk mengukur efektivitas pelatihan, peserta mengikuti pre-test dan post-test. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat berbagi pengalaman sekaligus mendalami penerapan standar keamanan pangan dalam usaha masing-masing.
Superintendent CSR PT Indo Muro Kencana, Andrei T.H., mengatakan bahwa pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya penerapan higiene dan sanitasi dalam setiap tahapan pengolahan makanan.
Menurutnya, penerapan standar tersebut tidak hanya melindungi kesehatan konsumen, tetapi juga meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing usaha, membuka peluang memperoleh sertifikasi dan legalitas usaha di bidang pangan, serta mendorong peningkatan perputaran ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Dirung Lingkin, Sudarmo, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas produk sekaligus menambah wawasan masyarakat desa binaan mengenai pengelolaan usaha pangan yang aman.
Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Camat Tanah Siang Selatan, Ronaldy. Ia menyebut kolaborasi PT Indo Muro Kencana dengan Dinas Kesehatan merupakan langkah positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait pengelolaan pangan yang aman dan sehat sehingga mampu menghasilkan produk UMKM yang lebih berkualitas dan berdaya saing.
Program ini juga menjadi langkah strategis, untuk mempersiapkan pelaku UMKM memenuhi persyaratan dasar dalam pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi maupun sertifikasi lain yang mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan. Dengan meningkatnya kapasitas pelaku usaha, diharapkan produk pangan lokal mampu memenuhi standar yang lebih tinggi dan memperluas akses ke pasar yang lebih kompetitif.
Melalui berbagai program CSR, PT Indo Muro Kencana menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan masyarakat di wilayah lingkar tambang. Perusahaan berupaya menciptakan nilai bersama melalui kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Murung Raya. (Man)










